Wasekjen PDIP: Tidak Masalah Gerindra Gabung ke Kubu Jokowi

Senin, 01 Juli 2019 – 17:26 WIB
Wakil Ketua MPR Ahmad Basarah. Foto: Humas MPR

jpnn.com, JAKARTA - Wasekjen PDIP Ahmad Basarah menyebut tidak ada yang salah ketika partai yang pernah tergabung dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur, berpindah haluan masuk barisan kubu Jokowi - Ma'ruf Amin.

Sebagai informasi, partai yang tergabung di dalam Koalisi Indonesia Adil dan Makmur mengusung pasangan capres dan cawapres Prabowo Subianto - Sandiaga Uno di Pilpres 2019.

BACA JUGA: Partai Biasa Main Dua Kaki Jangan Gabung Barisan Jokowi

"Sah-sah saja menurut saya kalau akhirnya partai pendukung Pak Prabowo dan Sandiaga Uno bergabung dengan pemerintahan Pak Jokowi," kata Basarah ditemui awak media di Jakarta Selatan, Senin (1/7).

Menurut Basarah, partai dari kubu Jokowi - Ma'ruf membuka ruang bergabungnya eks Koalisi Indonesia Adil dan Makmur. Termasuk, kata Basarah, partai kubu Jokowi - Ma'ruf siap menerima jika Gerindra ingin bergabung. "Saya kira tidak ada masalah," ucap dia.

BACA JUGA: Tambah Gerbong atau Tidak, Terserah Pak Jokowi

BACA JUGA: Yusril Ihza tak Tertarik Kursi Menkumham, Tjahjo Kumolo Layak Lanjut Lagi

Dia menyebut Indonesia tidak menganut sistem demokrasi liberal. Di dalam demokrasi liberal, pihak yang memenangi Pilpres akan mengabaikan lawan politiknya.

BACA JUGA: Di Internal Gerindra Ada yang Pengin Ikut Barisan Pendukung Jokowi

"Indonesia kan bukan menganut sistem demokrasi liberal yang dalam konteks politik berlaku the winner takes all dalam setiap pemilu presiden, pemenang pemilu mengambil semua," kata

Basarah menyebut Indonesia menganut sistem demokrasi Pancasila. Dalam sistem itu, semua pihak gotong royong untuk membangun bangsa.

BACA JUGA: Pernyataan MUI Kasus Perempuan Bawa Anjing Masuk ke Masjid

"Demokrasi Pancasila itu intinya gotong royong, sehingga pemerintahan harus berjalan secara gotong royong, dan blok-blok itu hanya terjadi saat pilpres. Selesai pilpres, itu selesai," pungkas dia. (mg10/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Terungkap, Belum Pernah Ada Tawaran untuk PAN


Redaktur & Reporter : Aristo Setiawan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler