Waspada, Demam Berdarah tak Hanya Menyerang di Musim Hujan

Kamis, 18 April 2019 – 10:17 WIB
Nyamuk Aedes Aegepty penyebar demam berdarah. Foto: Health

jpnn.com - Demam berdarah disebabkan oleh infeksi virus yang paling sering ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tak hanya mengintai di musim hujan, bila lingkungan tempat tinggal Anda terdapat genangan air yang merupakan tempat favorit nyamuk untuk berkembang biak, demam berdarah bisa saja menghampiri.

Tak hanya mengintai di musim hujan

BACA JUGA: Kebersihan Faktor Utama Cegah Demam Berdarah

Pada musim kemarau, nyamuk Aedes aegypti masih dapat berkembang biak dan menyebarkan virus demam berdarah selama tidak dilakukan upaya pemberantasan jentik nyamuk.

Belum lagi, penularan demam berdarah juga bisa terjadi melalui gigitan nyamuk betina Aedes aegypti yang memperoleh virus dari manusia yang sedang terinfeksi demam berdarah.

BACA JUGA: Cukupi Kebutuhan Nutrisi untuk Lawan DBD

Di dalam tubuh nyamuk, virus menginfeksi saluran cerna dan menyebar ke kelenjar air liur nyamuk selama 8-12 hari. Setelah melewati masa inkubasi, virus tersebut dapat ditularkan ke manusia melalui gigitan selanjutnya.

Dan perlu Anda ketahui, angka kejadian infeksi biasanya lebih sering terjadi di luar ruangan (outdoor) dan pada siang hari. Karena pada kondisi tersebut nyamuk penyebab demam berdarah lebih sering menggigit manusia.

BACA JUGA: HT: Jaga Kebersihan Lingkungan untuk Cegah DBD

Perhatikan rumah dan sekitarnya

Yang tak boleh luput dari perhatian Anda adalah lingkungan tempat tinggal Anda. Sebab, tempat tumbuh dan berkembangnya nyamuk biasa terjadi di genangan air yang sering dijumpai di lingkungan sekitar rumah.

Penelitian mengatakan bahwa nyamuk penyebab demam berdarah tumbuh dewasa di dalam rumah dan dapat terbang sejauh 400 meter selama hidupnya.

Inilah sebabnya seseorang yang terkena demam berdarah dapat mudah menular ke anggota keluarga dan tetangga di sekitarnya, hingga menjadi wabah.

Namun, selain di lingkungan luar rumah, harus dipantau kembali lingkungan di dalam rumah yang memiliki genangan air dan memicu pertumbuhan jentik nyamuk, seperti bak mandi, tatakan kulkas, tatakan pot kembang dan tempat air minuman burung jika memeliharanya.

Faktanya, pencegahan demam berdarah harus terus digaungkan, tak hanya menjelang musim hujan saja. Sebab, penyakit yang disebabkan oleh nyamuk ini juga bisa menyerang di musim kemarau. Dengan menerapkan berbagai upaya pencegahan di atas, Anda akan terhindar dari ancaman demam berdarah. Yuk, jaga rumah dan lingkungan Anda selalu bersih!(NP/RVS/klikdokter)

BACA ARTIKEL LAINNYA... HT: Gencarkan Fogging untuk Cegah DBD


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler