Waspada ! Veronica Terjang Samudera Indonesia dan Laut Jawa

Sabtu, 30 Maret 2019 – 06:04 WIB
Ilustrasi ombak besar. Foto: JPG

jpnn.com, SURABAYA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Jawa Timur mengimbau ke pengguna jalur transportasi laut dan masyarakat pesisir laut serta nelayan untuk lebih berhati-hati  saat melaut.

Pasalnya, saat ini ada angin kencang di perairan dampak dari badai veronica di perairan Australia.

BACA JUGA: Cuaca Ekstrem, Pesisir Pebuahan Diterjang Gelombang, Rumah Warga Rusak Parah

BACA JUGA : Badai Diego Lumpuhkan AS

 

BACA JUGA: Waspada Gelombang Tinggi Hingga 4 Meter

Meskipun dampaknya tidak langsung, tapi angin kencang tersebut berpotensi besar terjadi di beberapa perairan Indonesia terutama wilayah selatan Samudera Indonsia dan Laut Jawa.

"BMKG Juanda mengimbau pada para penguna jasa tranportasi laut masyarakat pesisir laut serta nelayan, supaya berhati-hati dengan fenomena alam berupa angin kencang dengan kecepatan antara 40 hingga 50 kilometer per jam, yang terjadi baik malam maupun siang hari di selatan Indonesia," ujar Rendi Erwandi, prakirawan BMKG Juanda.

BACA JUGA: Gempa Lombok Timur, Warga Malaysia Tewas di Air Terjun

Rendi menjelaskan, dari pantauan BMKG Juanda untuk badai veronica sendiri terjadi di perairan selatan Indonsia.

"Fenomena alam ini ditandai dengan terjadinya perubahan angin kencang di perairan laut jawa dengan kecepatan diatas 20 kilo meter perjam," imbuhnya.

BACA JUGA : Badai Trami Menyapu Jepang, Jutaan Orang Dievakuasi

Selain terjadi peningkatan kecepatan angin di atas 20 kilometer per jam, tim BMKG juga memprediksi untuk sepekan ke depan tinggi gelombang mencapai 3,5 meter dan timur Laut Jawa ketinggian mencapai 2 meter yang disebabkan oleh peristiwa alam badai veronica yang terjadi di perairan Australia.

Kondisi ini terjadi hingga dua hari ke depan. (yos/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Waspada, Masih Ada Potensi Hujan Lebat, Petir, dan Angin Kencang


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler