Waspada, Zat Berbahaya Pada Mainan Anak

Kamis, 26 Januari 2012 – 10:46 WIB

BEKASI SELATAN-Bagi orang tua di Kota Bekasi, berhati-hatilah memilih mainan untuk si buah hati. Pasalnya, mainan yang dijual di pasaran diduga mengandung zat kimia berbahaya bagi kesehatan dan tumbuh kembang anak. Zat kimia berbahaya dalam mainan itu, yakni Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Kadmium (Cd) dan Kromim (Cr) yang dapat menimbulkan aroma menyengat, serta cat dari mainan yang mudah mengelupas.

Meskipun Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengumumkan penemuan zat berbahaya terkandung dalam mainan edukasi anak, Dinas kesehatan Kota Bekasi hingga saat ini belum memberikan intruksi dan pemeriksaan uji laboratorium tentang zat kimia yang terkandung dalam mainan tersebut.

”Sampai saat ini kami belum menerima laporan dan uji sampel mengenai zat kimia yang terkandung dalam mainan itu,” ungkap Kepala Surveilance Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Sardi kepada Radar Bekasi (Group JPNN) kemarin.

Sardi mengakui dirinya pun mendengar adanya zat kimia yang terkandung di mainan anak dari media massa. Namun karena belum ada instruksi dari pusat, maka pihaknya pun belum berani melakukan sidak penjual mainan di sejumlah pasar.

Diakui sardi, ada beberapa efek yang karena zat kimia yang berasal dari mainan tersebut, Kecerdasan anak menurun, lumpuh, kanker. ”Secara jangka panjang, jika anak kerap melakukan kontak fisik dengan mainan yang mengandung zat berbahaya itu berpotensi mengurangi kecerdasan anak dan kanker, karena baik cat yang berbau tajam dan berwarna mencolok maupun bahan dasar mainan, apalagi yang mudah terkelupas,” terangnya.

Meskipun belum ada instruksi secara resmi dari pusat, namun Sardi menghimbau kepada para orang tua untuk memberikan mainan kepada buah hatinya yang aman. Selain itu juga, mainan tersebut harus menyertakan petujuk dalam bahasa Indonesia atau Inggris.

Sejumlah pedagang mainan anak yang ditemui Radar Bekasi, di Pasar Proyek Bekasi Timur Kota Bekasi, mengaku tidak mengetahui adanya bahan kimia yang terkandung dalam mainan yang mereka jual.

”Saya tidak tahu, yang penting saya jualan saja. Lagi pula dari dulu saya jualan mainan anak-anak gak ada yang ngelarang. Anak saya, sehat-sehat saja,”ungkap Ayin (41), salah seorang pedagang mainan anak di Pasar proyek, Bekasi Timur Kota Bekasi, yang mengaku telah berjualan mainan anak sejak tahun 2005 lalu.

Untuk diketahui, Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) mengumumkan adanya kandungan zat kimia berbahaya yang terkandung didalam sejumlah mainan edukasi anak. Zat kimia tersebut berupa Timbal (Pb), Merkuri (Hg), Kadmium (Cd) dan Kromim (Cr). Sementara mainan yang mengandung zat kimia tersebut diantaranya  sempoa, kereta, sejumlah puzzle, balok ukur berwarna, balok rumah-rumahan, rumah hitung kayu serta kotak pos, dimana semua mainan tersebut menggunakan cat pewarna. (mif)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Flu Burung Kembali Mengancam


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler