Watu Jimbar Siap Dibangun

Senin, 18 Juli 2011 – 04:00 WIB

JAKARTA - Binakarya Propertindo Group memulai persiapan pembangunan kondotel Watu Jimbar di Sanur, BaliPembangunan itu ditandai dengan adanya prosesi land clearing atau pembersihan, perataan dan persiapan lahan untuk tahap tiang pancang pekan lalu di lokasi proyek.

Menurut Go Hengky Setiawan, CEO Binakarya Propertindo Group, proyek yang berdiri di atas lahan seluas satu hektar (ha) ini didesain memiliki 287 unit kamar

BACA JUGA: Tap-Izy di 7-Eleven

Hingga kini penjualan Watu Jimbar sudah mencapai 70 persen dengan nilai penjualan sekitar Rp 150 miliar
Pengoperasian Watu Jimbar nantinya akan ditangani oleh Swiss-Bellhotel dimana operator tersebut memiliki pengalaman dan jaringan yang luas serta standar pelayanan kualitas tinggi dalam mengelola hotel.

Watu Jimbar sendiri nantinya akan menjadi salah satu kondotel terbaru di kawasan Sanur melihat selama ini wilayah tersebut didominasi hotel yang rata-rata sudah beroperasi belasan tahun dan konsepnya bukanlah kondotel

BACA JUGA: Bursa Saham Kebal Sentimen Negatif

"Di Watu Jimbar, kami akan memberikan rental guarantee 24 persen selama tiga tahun
Selain itu, walau kondotel sedang disewakan pembeli masih mendapatkan lagi hak menginap 21 kali dalam setahun, Jadi, nilainya plus-plus bagi investor," tutur Hengky saat ditemui di sela-sela acara syukuran prosesi land clearing

BACA JUGA: Elpiji Langka, Warung Makan Tutup



Watu Jimbar akan dilengkapi fasilitas hotel bintang lima seperti Free WiFi Access, 24 hours securities and room service, swimming pool, coffee and restaurant, function hall, meeting room, spa and fitness center, business center, pool and lounge, serta parkir basementDi Watu Jimbar setiap unit dilengkapi dengan balkon dan kamar tidur utama yang nyaman dan dapur yang lengkapAda juga ruang tamu yang luas dengan TV, DVD serta fasilitas hiburan lainnya

Dwi Novita Yeni, Research & Analyst Manager Coldwell Banker Commercial menyatakan keindahan alam dan kultur yang bernilai tinggi menjadi daya jual tersendiri dan seiring banyaknya orang berkunjung ke Bali, secara tidak langsung mendongkrak pertumbuhan proyek-proyek properti selain kunjungan wisata(tyo)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Lebih Murah, Pakaian Bekas Diserbu Warga


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler