Website tentang Covid-19 Milik Pemprov Jatim Diretas, Hacker Beralasan tidak Suka Pembelajaran Daring

Jumat, 06 Agustus 2021 – 17:03 WIB
Kondisi laman website infocovid.jatimprov.go.id yang masih dalam perbaikan. Foto: Tangkapan layar web infocovid.

jpnn.com, SURABAYA - Website milik Pemerintah Provinsi Jawa Timur (Pemprov Jatim) yang menghimpun informasi tentang Covid-19, www.infocovid.jatimprov.go.id diretas hacker pada Kamis (5/8).

Saat diakses, laman utama website tersebut muncul gambar hewan dengan tulisan #Hacked by And404_ SABUNMANDI CYBER TEAM "I dont like online school" thx. 

BACA JUGA: Akun Telegram Novel Baswedan Diretas Hacker, Begini Respons Kabareskrim

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jatim Benny Sampirwanto mengatakan pihaknya sebagai operator laman tersebut mengetahui aksi peretasan pada pukul 15.15 WIB.

"Setelah tahu diretas, tim kami langsung mengambil tindakan takedown kemudian di-recovery untuk mencari penyebabnya. Pukul 16.22 website sudah kembali bisa diakses seperti semula," kata dia dikonfirmasi Jumat (6/8).

BACA JUGA: Buntut Peretasan Laman Setkab, BIN Bergerak, Pelaku Siap-siap Saja

Benny menyebut bahwa serangan hacker itu sejenis deface atau mengubah layar aplikasi saja.

"Jadi, tidak sampai masuk atau merusak ke sistem dan server," jelas dia. 

BACA JUGA: Ada Upaya Peretasan Data Kependudukan di 4 Daerah ini, Prof Zudan Bergerak Cepat

Meski begitu, website laman Covid-19 masih dalam perbaikan sistem pengamannya agar informasi seputar corona di Jatim tidak lagi dibobol hacker. 

Saat ini, timnya sedang mendeteksi pelaku peretas dengan melihat titik lokasi IP yang digunakan. 

Namun, Benny enggan menjelaskan mengenai rencana melaporkan aksi itu ke pihak berwajib.  "Belum ada ke arah hukum, yang penting bisa ditangani," kata dia. 

Benny menuturkan laman website infocovid.jatimprov.go.id memuat data penting untuk publik seputar Covid-19 dan penanganannya. 

Apabila diretas, ujar dia, maka yang mengalami kerugian adalah masyarakat sendiri.

Laman itu sangat penting bagi publik. 

Oleh karena itu, apabila ada kejadian serupa, Benny  meminta masyarakat menghubungi Dinas Kominfo Jatim melalui call center 1500 117 atau melalui media sosial Instagram @jatimpemprov, Twitter @jatimpemptov, @kominfojatim, dan Facebook Pemprov Jawa Timur. (mcr12/jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Redaktur & Reporter : Arry Saputra

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler