jpnn.com - NEW YORK - Sistem komputer Gedung Putih dibobol para hacker. Berdasar berita yang dilansir New York Times, mereka meretas e-mail yang diterima maupun dikirim Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama akhir tahun lalu. Pelakunya ditengarai musuh bebuyutan AS, yakni Rusia.
’’Peretasan ini jauh lebih mengganggu dan mengkhawatirkan dibandingkan yang dipikir masyarakat. Peretasnya kami duga berhubungan atau bekerja untuk Moskow,’’ tulis New York Times Sabtu (25/4).
BACA JUGA: 2.300 Orang Tewas, 18 WNI Hilang Kontak
Para hacker tersebut memasuki sistem di Departemen Luar Negeri. Mereka membaca e-mail yang tidak dikategorikan. Sistem itu biasanya dipakai Obama untuk berkomunikasi dengan orang-orang di dalam Gedung Putih dan orang-orang terdekatnya.
Selain itu, sistem tersebut digunakan untuk berkomunikasi dengan para duta besar serta diplomat asing soal jadwal di gedung putih, debat, maupun diskusi tentang kebijakan dan undang-undang.
BACA JUGA: Sapi Ini Punya Lima Mulut, Lucu saat Menyusu 10 Bibirnya Terbuka
Dua hari sebelumnya, Kementerian Pertahanan menginformasikan bahwa hacker dari Rusia telah membobol Pentagon awal tahun ini.
Menteri Pertahanan AS Ashton Carter pada Kamis (23/4) mengungkapkan, mereka tengah berusaha melacak pelakunya. (AFP/New York Times/sha/c15/tia)
BACA JUGA: Ada WNI yang Mendaki Mount Everest Saat Gempa Nepal
BACA ARTIKEL LAINNYA... Gempa Nepal, Sejumlah WNI Dipastikan Selamat
Redaktur : Tim Redaksi