Wow! Kapolres Tegal Bagikan Bensin Gratis ke Pemudik

Senin, 04 Juli 2016 – 21:40 WIB
Kapolres Tegal Kabupaten AKBP Adi Vivit membagi-bagikan jeriken bensin kepada kendaraan yang mogok di wilayah hukumnya, Senin (4/7). Foto: Polres Tegal

jpnn.com - TEGAL - Salah satu penyebab kemacetan di Brebes adalah banyaknya kendaraan yang kehabisan bensin di Tegal. Akibatnya kemacetan mengular di Pejagan-Brebes-Tegal.

Kapolres Tegal Kabupaten AKBP Adi Vivid mengatakan, pihaknya mengambil langkah antisipasi guna mengurai kemacetan. Salah satunya yaitu membagi-bagikan satu jeriken berisikan lima liter bensin untuk kendaraan yang kehabisan bahan bakar.

BACA JUGA: Pemudik Disarankan Gunakan Jalur Pantura dan Selatan

"Malam ini kami sediakan lagi. Koordinasi lagi sama masing-masing pom bensin untuk menyediakan 50 jeriken per lima liter. Kami sisir mobil-mobil yang mogok karena kehabisan bensin," ujar Adi saat dikonfirmasi, Senin (4/7). Di hari sebelumnya, Adi mengaku sudah membagi-bagikan jeriken bensin kepada kendaraan yang mogok.

Bekas Kasubdit Industri dan Perdagangan Ditkrimsus Polda Metro Jaya ini melanjutkan, bensin yang diberikan pada kendaraan yang mogok merupakan bantuan dari Pertamina setempat. "Pemudik tidak beli. Kami minta bantuan ke pom bensin. Itu kami bagikan cuma-cuma sebagai bentuk CSR (corporate social responsibility) kepada pom bensin," imbuh Adi.

BACA JUGA: Ampuunnnn, Tol Pejagan Macet Sampai 30 Km

Adi mengungkapkan, sejauh ini kendaraan yang kehabisan bensin dianggap salah satu penyumbang kemacetan di jalur Pejagan-Brebes-Tegal. Bahkan, penumpukan kendaraan terjadi di setiap pom bensin.

"Kalau kemacetan dari Tegal Kota ke Tegal Kabupaten sudah mulai mencair. Tapi setiap pom bensin itu terjadi penumpukan, hampir satu lajur itu hampir sampai 500 meter. Di situ tersendat. Artinya kalau di lajur satu macet, lajur dua dan tiga kan terganggu," papar Adi.

BACA JUGA: Ini Curhat Pemudik di Stasiun Senen ke Menteri Yohana

Adi mengakui bahwa saat ini persediaan bensin di setiap SPBU sudah menipis. Adi juga meminta, agar setiap SPBU membatasi bensin setiap unit kendaraan.

"Saya sendiri yang mengasih kebijakan dengan semua manajer di SPBU untuk membatasi maksimal tadi pagi Rp 150 ribu. Itu diterima semua pemudik, supaya adil dan merata. Kemudian, karena sedikitnya bensin yang diberikan, juga mengurai kemacetan," jelas Adi. (Mg4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Keren..Kapolres Tegal Bawa Bensin Keliling untuk Pemudik


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler