Yakin MP3EI Dongkrak Ekonomi Hingga Dua Digit

Jumat, 18 Mei 2012 – 05:15 WIB

JAKARTA - Menko Perekonomian Hatta Rajasa meyakini pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal dua tahun ini bisa naik dua digit. Hal itu didukung oleh Master Plan Percepatan dan Perluasan Pembangunan Ekonomi Indonesia (MP3EI) yang memberikan kepercayaan diri kepada para investor untuk menanamkan modalnya ke Indonesia.

"Orang melihat tren, niat, dan konsistensi perbaikan. Mereka tahu Indonesia belum sempurna, tapi kita lakukan itu (perbaikan, Red) dan secara konsisten pemerintah punya rencana planning dan sasaran yang jelas," ujar Hatta di Jakarta, Rabu (16/5) lalu.

Hanya saja, Hatta mengakui masih terdapat kekurangan dalam pelayanan investasi di Indonesia, akan tetapi para investor lebih menilai pada upaya perbaikan dari pemerintah. Sementara terkait pasokan listrik bagi industri, pemerintah meyakinkan bahwa listrik Indonesia terus mengalami peningkatan, sehingga calon pelaku industri di Indonesia tak usah khawatir.

Untuk pembangkit listrik yang akan menyediakan tenaga 10.000 volt pertama akan segera diselesaikan, begitupun kedua, sudah masuk sebesar dua kali 1.000 megawatt. Menurut Hatta, untuk pertama kalinya pada kuartal I-2012 jumlah investasi di Indonesia secara YoY berada di posisi tertinggi, yakni 32,8 persen.

Dengan begitu, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2013 akan bergeser, yang selama ini didorong dari konsumsi justru akan terbalik, posisi investasi menjadi tertinggi yang share-nya di atas 3 persen. Kondisi itu, lanjut Hatta, sangat pas untuk mendorong pertumbuhan ekonomi sampai tujuh persen karena faktor investasi menjadi dominan.

Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan, perekonomian Indonesia berdasarkan atas dasar harga berlaku pada triwulan I-2012 mencapai Rp 1.972,4 triliun. Kemudian produk domestik bruto (PDB) atas dasar harga konstan 2000 mencapai Rp 632,8 triliun.

Untuk PDB Indonesia triwulan I-2012 mengalami peningkatan dibanding periode yang sama pada 2011 (YoY) sebesar 6,3 persen.
Sektor yang mendorong pertumbuhan pada triwulan I 2012 di antaranya sektor pertanian, peternakan, kehutanan dan perikanan, sektor keuangan, real estat dan jasa perusahaan, serta sektor pengangkutan dan komunikasi.

"Pertumbuhan ekonomi tertinggi pada triwulan I 2012 terjadi di sektor pertanian, peternakan, kehutanan, dan perikanan sebesar 20,9 persen," kata Kepala BPS Suryamin.

Ia mengatakan, sektor pertanian tumbuh karena panen raya sedang terjadi, sektor pengangkutan karena perjalanan internasional meningkat pada awal tahun dan sektor komunikasi karena ada peningkatan penjualan alat-alat komunikasi. (lum)
BACA ARTIKEL LAINNYA... Investasi Harus Dinikmati Masyarakat


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler