Yamaha Dinilai Bakal Sulit Kompetitif Pada MotoGP 2023, Simak Nih!

Minggu, 25 Desember 2022 – 20:37 WIB
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo. Foto: diambil dari motopgp

jpnn.com - Pengamat MotoGP, Carlo Pernat menyebut Yamaha bakal kesulitan tampil kompetitif pada MotoGP 2023.

Menurut Carlo, tidak saja masalah sepeda motor, pembalapnya juga belum bermental baja.

BACA JUGA: Masuk Tim Pabrikan Ducati, Bastianini Pasang Target Juara Dunia MotoGP 2023

Bagi Carlo, apa yang dicapai Yamaha pada MotoGP 2022 lebih dari kerja keras dan bakat alami Fabio Quartararo di atas lintasan.

Penilaian itu lantaran tiga pembalap Yamaha lainnya tampil buruk di atas lintasan meski menggunakan motor dengan spesifikasi yang mirip dengan tunggangan Quartararo.

BACA JUGA: Dapat Hak Istimewa Pakai Nomor 1 di MotoGP 2023, Bagnaia Masih Bimbang

Meski memiliki bakat yang luar biasa di atas motor, tetapi Carlo Pernat menilai bahwa Quartararo masih perlu meningkatkan mental dan kepercayaan dirinya.

Pernat berkaca pada paruh kedua musim 2022, Quartararo mengalami penurunan performa saat dia mendapatkan tekanan serius dari Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo).

BACA JUGA: Jelang MotoGP 2023, Fabio Quartararo Terus Memaksa Yamaha

"Bagian kedua kejuaraan Quartararo sangat luar biasa," ucap Carlo.

"Secara historis ketika dia berada di bawah tekanan, pikirannya tidak lagi jernih."

Selain bermasalah dengan Quartararo yang belum sepenuhnya bisa mengelola tekanan, Carlo juga meragukan performa YZR-M1.

Yamaha memutuskan untuk tetap menggunakan mesin empat silinder segaris, yang dinilai sudah ketinggalan zaman.

"Yamaha adalah tanda tanya," tutur Carlo.

"Mesin baru buatan Marmorini terlihat bagus, tetapi dengan fairing baru setelah Valencia saya melihat Quartararo gugup."

"Mereka tetap menggunakan mesin 4 silinder segaris, tetapi akan membutuhkan waktu lama untuk menjangkau mereka yang memiliki mesin V."

Carlo juga menyebutkan bahwa hengkangnya RNF Racing ke Aprilia, akan menambah ujian bagi Yamaha musim depan.

Musim depan Yamaha hanya akan mengandalkan Franco Morbidelli dan Quartararo untuk mendapatkan data guna pengembangan YZR-M1. (tuttomotoriweb/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Sprint Race di MotoGP 2023, Fabio Quartaro Sebut Jadi Beban Bagi Pembalap


Redaktur & Reporter : M. Rasyid Ridha

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler