Yayasan KEHATI Menggandeng Mahasiswa UMN, Hijaukan Kampung Nelayan 

Selasa, 19 Desember 2023 – 10:51 WIB
Seorang nelayan tengah menanam pohon di sepanjang kolam retensi Kampung Nelayan Cilincing Jakarta Utara. Foto dok. BW KEHATI

jpnn.com, JAKARTA - Biodiversity Warriors (BW) KEHATI gencar mengatasi abrasi di pesisir pantai. Salah satunya dengan menanam bibit pohon buah di sepanjang kolam retensi Kampung Nelayan Cilincing Jakarta Utara, belum lama ini. 

Kegiatan yang dilakukan bersama mahasiwa Universitas Multimedia Nusantara (UMN) ini merupakan tindak lanjut dari penanaman bibit mangrove yang dilakukan pada Agustus silam. 

BACA JUGA: Melestarikan Bambu di Indonesia, KEHATI & CIMB Niaga Sasar Ponpes

"Kami senang melihat antusiasme warga untuk memperbaiki ekosistem pesisir di Kampung Nelayan. Sudah seharusnya masyarakat yang menjadi aktor dari kegiatan konservasi, apalagi ini dapat menjadi pembelajaran karena diikuti mahasiswa," kata Direktur Komunikasi dan Kemitraan Yayasan Keanekaragaman Hayati Indonesia (KEHATI) Rika Anggraini dalam keterangannya, Selasa (19/12). 

Dia menjelaskan setelah menanam bibit mangrove, perwakilan warga meminta BW KEHATI dapat melanjutkan kegiatan penanaman di kampung mereka, terutama pohon buah-buahan.

BACA JUGA: Peringati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional, KEHATI-PFI Gelar Lomba Foto

Warga berharap pohon yang tumbuh dapat menciptakan tempat tinggal yang asri, nyaman, serta menghasilkan buah-buahan yang dapat dikonsumsi oleh masyarakat.

"Selain itu, pohon yang ditanam dapat memperkaya keanekaragaman hayati lokal dan ketahanan pangan warga," ucapnya.

BACA JUGA: Ratusan Pohon di Taman Kehati Sukabumi Menciptakan Harmonisasi Manusia dan Alam

Beberapa bibit pohon yang ditanam, yaitu bibit pohon mangga, jambu, rambutan, alpukat, sawo, jamblang, kelapa, sukun, nangka, dan pohon jeruk bali. 

BW KEHATI juga menanam tanaman obat, seperti lamtoro gung, ciplukan, mengkudu, kencur, jahe, lengkoas gajah, bangle, kunyit, temulawak, dan sirih.

Secara keseluruhan terdapat lebih dari 150 bibit pohon buah dan obat lokal yang ditanam. 

Selain kegiatan penanaman pohon, BW KEHATI juga merenovasi saung yang biasa digunakan warga, sehingga bisa untuk tempat belajar anak-anak khususnya terkait pendidikan lingkungan. 

"Sesuai kesepakatan, saung diberi nama Saung Keanekaragaman Hayati (Kehati). Untuk menunjang pendidikan lingkungan, saung juga dilengkapi dengan poster dan buku-buku pendidikan lingkungan," jelasnya.

Selain oleh BW KEHATI dan mahasiswa UMN, kegiatan penanaman diikuti perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Pemprov DKI Jakarta, perwakilan Kecamatan Cilincing, perwakilan Kelurahan Kali Baru, perwakilan Karang Taruna, dan warga setempat.

Setelah penanaman, mahasiswa bersama warga melakukan kegiatan bersih-bersih di sekitar saung. 

Sejak berdiri, Biodiversity Warriors telah banyak melakukan edukasi lingkungan ke seluruh lapisan masyarakat khususnya generasi muda.

"Kami berharap Biodiversity Warriors bisa terus melakukan aksi-aksi urban biodiversity bersama warga ke depannya,” pungkas Rika Anggraini. (esy/jpnn)


Redaktur : Djainab Natalia Saroh
Reporter : Mesyia Muhammad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler