Yayasan Putera Sampoerna Bantu Meningkatkan Kualitas Guru Lewat TLC

Jumat, 11 September 2020 – 19:30 WIB
Teacher Learning Center untuk meningkatkan kualitas guru. Foto: dok YPS

jpnn.com, JAKARTA - Salah satu fokus objek pengembangan dan pembangunan dunia pendidikan yang dilakukan oleh Yayasan Putera Sampoerna adalah program peningkatan kualitas dan kompetensi para tenaga pendidik.

Inilah yang menjadi dasar peluncuran Teacher Learning Center yang dilakukan yayasan sejak beberapa tahun lalu.

BACA JUGA: 5 Berita Terpopuler: Anies Baswedan Diserbu, Rizal Ramli Sikat Jokowi, Penerbit Kartun Nabi Muhammad tak Menyesal

Program Teacher Learning Center (TLC) ini merupakan program belajar berkelanjutan yang ditujukan bagi kalangan guru dan pihak manajemen sekolah.

Kualitas pendidikan yang membutuhkan peningkatan dari waktu ke waktu harus diimbangi dengan kualitas SDM tenaga pendidik yang juga perlu ditingkatkan kualitas dan kemampuannya.

BACA JUGA: Guru Honorer Non-K2 Ngotot Pengin Jadi PNS, Minta Gaji Setara UMR dan Masuk BPJS Juga

Perkembangan dunia pendidikan saat ini telah meningkat menuju gerakan literasi pada beberapa aspek seperti literasi digital, numerasi, ekonomi, budaya dan kewargaan, sains, dan finansial melalui sarana
dasar literasi baca tulis.

Level pengembangan pendidikan di Indonesia bukan lagi merambah pada masalah buta huruf dan sejenisnya, tetapi sudah mengarah pada kemampuan mengakses informasi dalam beberapa aspek di atas dalam rangka meningkatkan taraf hidup.

Inilah tuntutan dunia pendidikan saat ini yang membutuhkan dukungan semua kalangan.

Guru adalah pihak yang sangat menentukan bagi perkembangan pendidikan di sekolah, maka sarana seperti TLC sangat dibutuhkan dalam upaya meningkatkan kualitas SDM seorang guru.

Sertifikasi guru di sekolah saja tidak cukup jika tidak diimbangi dengan program pengembangan berkesinambungan dan upaya membangun jaringan guru profesional.

Beasiswa Sampoerna yang digulirkan bagi kalangan peserta didik sudah cukup dinikmati untuk membantu peningkatan aktivitas belajar siswa, tetapi itu saja tidak cukup tanpa adanya stok guru berkualitas di sekolah yang dapat mempengaruhi tingkat kelulusan siswa di sekolah.

Guru yang berkompeten akan bisa memberikan keilmuan yang lebih mudah dipahami dan aplikatif bagi siswa sehingga peningkatan mutu lulusan sebuah sekolah bisa lebih terjamin. Bagi sekolah hal ini juga sangat penting untuk membantu tingkat akreditas sekolah dalam rentang waktu tertentu.

TLC menjadi sarana peningkatan mutu dan kualitas guru yang lebih baik. Kualitas ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas lulusan peserta didik dari sekolah terkait.

Di daerah-daerah yang ada di Indonesia tidak semuanya guru memiliki skill atau kemampuan yang baik dalam menciptakan suasana belajar yang lebih aplikatif dan mudah dipahami.

Alasan ini yang kemudian menjadi salah satu penyebab perkembangan pendidikan di Indonesia berjalan lambat selain dari fasilitas sarana yang juga belum memadai.

Hal ini menjadi alasan logis mengapa TLC yang dikembangkan Yayasan Putera Sampoerna Education menjadi hal penting yang dibutuhkan dunia pendidikan Indonesia.

Program TLC memberikan sarana pelatihan hal-hal yang berkaitan dengan proses belajar mengajar tenaga pendidik agar berlangsung secara profesional dan sesuai dengan standar pendidikan Indonesia, bahkan bisa lebih menjangkau kualitas internasional.

Banyak pihak telah merasakan manfaat layanan yang diberikan melalui TLC ini. Peta penyebarannya telah merata di berbagai daerah di Indonesia meliputi 27 provinsi.

Lebih dari 19 tahun program ini digulirkan untuk mendorong peningkatan kualitas dunia pendidikan Indonesia.

Semua pihak memiliki peran yang sama untuk membantu mewujudkan dunia pendidikan Indonesia yang lebih baik. Semua komponen masyarakat bisa mengambil peran untuk meningkatkan perkembangan pendidikan yang ada menuju SDM Indonesia yang lebih berkompeten bukan hanya di level nasional tetapi juga hingga ke internasional.

Yayasan Putera Sampoerna berkomitmen untuk membantu Indonesia mewujudkan dunia pendidikan yang lebih berdaya saing menuju Indonesia emas. (flo/jpnn)


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler