Yoga Mampu Turunkan Risiko Penyakit Jantung?

Jumat, 19 Mei 2017 – 13:42 WIB
Yoga. FOTO: Laman India Times

jpnn.com - Para peneliti menempatkan yoga ke dalam tes ilmiah selama bertahun-tahun.

Praktek yoga ternyata terbukti bisa menurunkan risiko penyakit jantung, diabetes tipe 2, depresi dan hipertensi.

BACA JUGA: Gara-Gara Foto Ini, Bodi Sophia Latjuba Disebut Sekece Cewek 20 Tahun

Tak hanya itu, yoga juga bisa membantu mereka yang sedang sakit merasa lebih baik.

Sebuah studi baru menunjukkan bahwa melakukan yoga dua kali seminggu bisa meningkatkan kualitas hidup bagi laki-laki yang sedang dirawat karena kanker prostat dan bisa membantu mengurangi efek samping dari radiasi, termasuk kelelahan, disfungsi seksual dan inkontinensia urin.

BACA JUGA: Aura Kasih, Si Seksi Jarang Olahraga

Penelitian yang diterbitkan dalam International Journal of Radiasi Onkologi, Biologi, dan Fisika ini mengikuti 50 pria dengan kanker prostat, di mana mereka menjalani enam sampai sembilan minggu terapi radiasi.

Setengah dari peserta penelitian ditugaskan untuk menghadiri dua kelas yoga selama 75 menit setiap minggu selama pengobatan.

BACA JUGA: Kirana Larasati Pilih Boxing, Air Susu Makin Deras

Pada awal penelitian, sebelum radiasi dimulai, pria di kedua grup melaporkan tingkat kelelahan yang relatif tinggi.

Kemudian peneliti menemukan bahwa peserta penelitian yang tidak mengikuti kelas yoga mengalami lebih banyak kelelahan pada minggu keempat atau kelima dari program perawatan.

Namun, bagi mereka yang mengambil kelas yoga, kelelahan mereka turun pada mingu-minggu selanjutnya.

Secara keseluruhan, peserta yang mengambil kelas yoga dilaporkan mengalami penurunan kelelahan dan kemampuan yang lebih baik untuk menjalani kehidupan normal mereka, dibandingkan dengan kelompok yang tidak melakukan yoga.

"Bahkan dengan adanya komitmen waktu tambahan, mereka merasa lebih berenergi," kata penulis utama studi, Dr. Neha Vapiwala, seperti dilansir laman Health, Kamis (18/5).

"Ini bisa menjadi aktivitas fisik atau bisa juga komponen sosial dan fakta bahwa mereka sedang melakukan sesuatu proaktif untuk kesehatan mereka," jelas Vapiwala.

Efek samping lain yang umum di antara pria yang menjalani terapi radiasi dan androgen kekurangan (ADT) adalah disfungsi seksual, yang memengaruhi hingga 85 persen dari laki-laki selama pengobatan.

Orang-orang yang mengambil kelas yoga juga memiliki fungsi kemih membaik atau stabil selama penelitian, sedangkan fungsi kemih menurun pada mereka yang tidak.

Vapiwala mengatakan, yoga telah terbukti memperkuat otot-otot dasar panggul, yang mungkin menjelaskan mengapa fungsi seksual dan saluran kencing sebagian besar meningkat dalam kelompok yoga.

Yoga, seperti jenis latihan lainnya, juga bisa meningkatkan aliran darah ke seluruh tubuh, komponen penting dari kesehatan otot dan ereksi.

Skor kesejahteraan fisik dan emosional meningkat pada pasien di kedua kelompok berkembang melalui perawatan mereka, tetapi dalam kelompok yoga memiliki perbaikan yang lebih cepat.

Vapiwala menginatkan tidak semua mekanisme bekerja relatif sama untuk semua orang.

"Satu orang bisa mendapatkan lebih dari manfaat psikologis dari yoga, sedangkan untuk orang lain, hal ini mungkin memiliki efek murni vaskular. Orang lain dengan masalah kemih mungkin mendapat manfaat dari dasar panggul lebih kuat," pungkas Vapiwala.(fny/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... KEREN! Cara Ini Bisa Mengatasi Nyeri Punggung, Gratis


Redaktur : Fany
Reporter : Fany, Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Yoga   Manfaat Yoga  

Terpopuler