jpnn.com, AMMAN - Yordania telah mengirim sebuah memo kepada Israel melalui saluran diplomatik, mendesak negara itu untuk menghormati kesucian Masjid Al-Aqsa dan menghentikan semua pelanggaran di situs tersebut.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Yordania Deifallah Al-Fayez mengatakan, langkah protes tersebut menyusul tindakan terbaru Israel yang mengizinkan ratusan ekstremis Yahudi mengunjungi Al-Aqsa pada Kamis (31/7).
BACA JUGA: Virus Corona Bikin Ekonomi Israel Berantakan, Pengangguran Makin Banyak
"Apa yang terjadi hari ini adalah tindakan yang tidak bertanggung jawab dan tidak dapat diterima yang memprovokasi perasaan seluruh Muslim," kata Al-Fayez dalam sebuah pernyataan.
Pejabat itu menekankan bahwa Masjid Al-Aqsa adalah tempat ibadah bagi umat Islam, seraya menambahkan bahwa Departemen Wakaf Yerusalem, yang berafiliasi dengan Yordania, adalah satu-satunya lembaga yang mengelola urusan masjid tersebut.
BACA JUGA: Masjid di Tepi Barat Dibakar, Pelaku Tinggalkan Pesan dalam Bahasa Israel
Dia juga meminta komunitas internasional untuk menunjukkan tanggung jawabnya dengan mengakhiri pelanggaran Israel atas status quo di masjid tersebut. (xinhua/ant/dil/jpnn)
BACA JUGA: Militer Israel Kembali Bombardir Suriah, tetapi Mengaku Korban
Redaktur & Reporter : Adil