Yuk Atasi Retensi Air dan Kembung dengan Cara ini

Jumat, 08 April 2016 – 08:09 WIB
Ilustrasi

jpnn.com - JPNN.com - Kita semua pasti pernah mengalami retensi air dan kembung, namun untuk beberapa orang, masalah itu sepertinya tidak pernah hilang.

Retensi air terjadi ketika tubuh mengandung lebih banyak air dari yang seharusnya. Perut kembung, berfluktuasi berat dan bengkak pada bagian-bagian tubuh seperti kaki, tangan dan pergelangan kaki adalah indikator dari kelebihan cairan yang terperangkap dalam tubuh.

BACA JUGA: 4 Larangan untuk Yang Berkulit Sensitif

Kadang, retensi air bisa menjadi tanda kondisi medis serius, seperti jantung atau penyakit ginjal. Jadi lebih baik segera diperiksa ke dokter, jika Anda mengalami semua gejala di atas, terutama bila terjadi pembengkakan.

Tapi, jika Anda hanya merasa kembung, perubahan pola makan sederhana bisa mengurangi retensi air dan kembung. Berikut beberapa tips mengatasi retensi air dan kembung, seperti dilansir laman Care2, Rabu (6/4).

BACA JUGA: 3 Hal Yang Bisa Rusak Aktivitas di Ranjang

1. Mengurangi asupan natrium.

Tubuh kita membutuhkan natrium untuk menyeimbangkan cairan dalam tubuh. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi kelebihan natrium bisa membuat tubuh menahan lebih banyak cairan dari seharusnya.

BACA JUGA: Posisi Morning Seks yang Patut Anda Coba

Hampir semua makanan olahan kaya natrium, jadi jangan lupa untuk memeriksa kandungan natrium dalam makanan kemasan dan kaleng. Dan menghindari menambahkan kelebihan garam dalam makanan saat memasak.

Studi ini juga menemukan bahwa orang-orang yang banyak berkeringat melalui berbagai aktivitas mungkin perlu lebih banyak natrium untuk menebus jumlah yang hilang melalui keringat.

2. Makan makanan kaya kalium.

Menurut penelitian, rendahnya asupan kalium bisa memicu retensi air. Dan studi ini menunjukkan bahwa kalium membantu mengurangi kadar sodium dalam tubuh.

Jadi makan makanan sehat yang kaya potasium seperti alpukat, sayuran hijau gelap, pisang dan sebagainya, bisa mengurangi kelebihan cairan dalam tubuh.

3. Minum lebih banyak air.

Retensi air bisa terjadi karena dehidrasi. Ketika kita mengalami dehidrasi, tubuh mengurangi output urin.

Jangan berpikir bahwa tidak minum air akan mengurangi kembung dan cairan tubuh. Justru waktu terbaik untuk meningkatkan asupan air ketika Anda kembung.

Menambahkan lemon ke air bisa membantu mengurangi sodium dalam tubuh dan membantu meningkatkan asupan air, jika Anda tidak suka air putih.

4. Makan serat.

Serat membantu meningkatkan pencernaan dan mencegah kembung dan sembelit. Makan buah-buahan, sayuran, kacang-kacangan dan makanan tinggi serat lainnya setiap hari.

5. Kurangi asupan gula dan alkohol.

Asupan gula menyebabkan kadar insulin meningkat. Hal ini membuat tubuh mempertahankan natrium lebih dari yang seharusnya. Jadi cobalah untuk menghilangkan gula dari diet Anda.

Alkohol menyebabkan dehidrasi dan dehidrasi membuat tubuh menyimpan lebih banyak air.

6. Minum kopi hitam atau teh.

Kopi dan teh mengandung kafein yang dianggap sebagai diuretik alami. Diuretik akan membuat Anda sering buang air kecil dan mengurangi retensi air.(fny/chi/jpnn)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Bahaya! Kolesterol Tinggi Bisa Merembet ke Penyakit ini


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler