Yuk Konsumsi Bawang Bombay, Ini 7 Manfaatnya Lho

Rabu, 23 Desember 2020 – 06:14 WIB
Bawang Bombai. Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - BAWANG bombay memiliki ukuran, bentuk, warna, dan rasa yang bervariasi.

Rasa sayuran ini bervariasi dari manis dan berair hingga tajam, pedas, dan pedas.

BACA JUGA: 7 Manfaat Impresif Bawang Bombay yang Perlu Anda Ketahui

Biasanya bergantung pada musim di mana orang menanam dan mengonsumsinya.

Berikut ini beberapa manfaat bawang bombay untuk kesehatan, seperti dilansir laman Genpi.co.

BACA JUGA: 3 Tips Ampuh Turunkan Gula Darah yang Membandel

1. Menyehatkan pencernaan

Bawang bombay merupakan sumber serat dan prebiotik. Keduanya dibutuhkan untuk kesehatan pencernaan.

BACA JUGA: 2 Manfaat Jahe Merah untuk Pencernaan

Prebiotik merupakan jenis serat yang tidak bisa dicerna, yang kemudian dipecah oleh bakteri usus baik.

Setelah itu, bakteri usus baik menyerap prebiotik sehingga menghasilkan asam lemak seperti asetat, propionat, dan butirat.

Penelitian membuktikan asam lemak tersebut bisa memperkuat kesehatan usus.

Meningkatkan kekebalan tubuh, mengurangi peradangan dan meningkatkan kesehatan pencernaan.

2. Menurunkan kadar gula darah

Khusus bagi para pengidap diabetes, manfaat bawang bombay bisa menurunkan kadar gula darah.

Sebuah hasil studi mengemukakan quercetin di dalam bawang bombay bisa membantu menurunkan kadar gula darah pada penderita diabetes.

3. Menyehatkan jantung

Bawang bombay mengandung antioksidan dan senyawa yang bisa meredakan peradangan, menurunkan kadar trigliserida dan kadar kolesterol.

Oleh sebab itu, mengonsumsi bawang bombay bisa mengurangi risiko terkena penyakit jantung.

Dalam sebuah studi, terdapat 70 orang dengan berat badan berlebih, mengonsumsi sekitar 162 mg estrak bawang per hari.

Hasilnya, tekanan darah sistolik mereka turun hingga 3-6 mmHg, dibandingkan dengan efek penggunakan plasebo.

4. Menurunkan risiko kanker

Bawang bombay, seringkali dikaitkan dengan penurunan risiko kanker.

Banyak studi yang mempelajari isu ini.

Senyawa organosulfur yang dikandung bawang bombay disebut mampu mengurangi risiko munculnya kanker lambung dan kolorektal.

Vitamin C di dalamnya juga mampu mencegah pembentukan radikal bebas dalam tubuh.

Dengan ini, risiko kanker bisa berkurang.

5. Sebagai sumber antioksidan

Antioksidan merupakan senyawa penghambat oksidasi, suatu proses yang mengarah pada kerusakan sel dan mengakibatkan penyakit kanker, diabetes dan jantung muncul.

Bawang bombay memiliki kandungan senyawa ini. Faktanya, bawang bombay mengandung lebih dari 25 jenis antioksidan flavonoid yang berdampak baik bagi kesehatan tubuh.

6. Melawan bakteri

Bawang bombay secara rutin bisa membantu melawan bakteri jahat dalam tubuh.

Bawang bombay bisa melawan bakteri jahat yang berpotensi memberikan dampak buruk bagi tubuh.

Seperti Eschericia coli, Pseudomonas aeruginosa, Staphylococcus aureus hingga Bacillus cereus.

Quercetin sebagai hasil ekstraksi dari bawang bombay dikenal sangat kuat dalam melawan bakteri.

7. Meredakan depresi

Folat, yang banyak ditemukan dalam bawang disebut bisa meredakan depresi.

Homosistein mencegah darah dan nutrisi lainnya mencapai otak.

Sedangkan folat mencegah bahan kimia ini menumpuk secara berlebihan.

Kadar homosistein yang tinggi bisa mengganggu tubuh memproduksi hormon serotonin, dopamin hingga norepinefrin.

Akibatnya, tidak hanya memengaruhi suasana hati, tetapi juga kualitas tidur dan nafsu makan.

Jika manfaat bawang bombay sudah dipahami, jangan lupa untuk mengonsumsinya dalam porsi yang wajar.(genpi/jpnn)

 


Redaktur & Reporter : Fany Elisa

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler