Yuk Lakukan ini Setiap Pagi untuk Picu Metabolisme Tubuh

Sabtu, 13 Januari 2018 – 05:16 WIB
Ilustrasi. Seorang wanita sedang menghirup udara segar. Foto Women Healthy

jpnn.com - Metabolisme adalah proses pemecahan zat-zat gizi di dalam tubuh untuk menghasilkan energi atau pembentukan struktur tubuh.

Zat-zat gizi tersebut bisa berupa karbohidrat, lemak, protein, vitamin, dan mineral. Semakin cepat proses metabolisme di dalam tubuh, semakin banyak kalori yang dapat Anda konsumsi tanpa takut berat badan bertambah.

BACA JUGA: 5 Kebiasaan ini Menggangu Metabolisme

Meskipun ada faktor-faktor lain yang memengaruhi metabolisme seperti genetika, jenis kelamin, dan usia, ada juga beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk mempercepat metabolisme.

1. Minuman dan metabolisme.

Menurut Mike Clancy, ahli kebugaran dan nutrisi dari MikeClancyTraining, New York, pagi hari adalah waktu terbaik untuk meningkatkan metabolisme di dalam tubuh. Minum segelas air dingin ataupun air bersuhu ruang dapat membuat sistem yang ada di dalam tubuh memicu pembakaran kalori.
Sebuah studi juga menunjukkan bahwa kafein dapat meningkatkan metabolisme di dalam tubuh. Meski begitu, sebelum Anda minum kopi atau teh, pastikan untuk terlebih dahulu minum air putih.

Karena kafein bisa meningkatkan metabolisme, Clancy menyarankan, untuk mengonsumsi teh hijau. Teh hijau mengandung empat jenis katekin, yaitu antioksidan yang mendorong tubuh untuk membakar lemak sebagai energi.

Secangkir teh hijau rata-rata mengandung 180 mg katekin. Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, minumlah tiga sampai empat cangkir dalam sehari.

Tak hanya itu, untuk mendapatkan dorongan metabolik ekstra, tambahkan perasan lemon. Kandungan vitamin C pada lemon dipercaya dapat membantu membakar lemak. Usahakan untuk tidak mengisi sarapan pagi Anda dengan sesuatu yang manis, karena hal ini bisa menambahkan lebih banyak kalori, yang pada akhirnya akan memperlambat metabolisme di dalam tubuh.

2. Olahraga tingkatkan metabolisme.

Selain dari makanan dan minuman, berjalan kaki selama 15-20 menit juga dapat meningkatkan metabolisme tubuh sekaligus memompa jantung bergerak lebih cepat. Olahraga aerobik juga dapat membantu meningkatkan metabolisme, bahkan terus berlangsung hingga beberapa jam setelah berolahraga.

Sebagai catatan, olahraga intensitas tinggi akan meningkatkan kecepatan metabolisme dibandingkan dengan olahraga intensitas rendah atau sedang.

Metabolisme dapat diibaratkan seperti rangkaian mesin kima yang bekerja demi kelangsungan hidup Anda. Karena itu, menjaga proses tersebut tetap lancar di dalam tubuh sangatlah penting.

Selain melakukan hal-hal yang disebutkan di atas, gabungkan dengan pola makan sehat dengan olahraga rutin. Jangan ragu berkonsultasi dengan ahli gizi untuk merancang menu dan latihan yang sesuai sesuai kondisi tubuh, demi mendapatkan hasil lebih optimal.(RN/RVS/klikdokter)


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler