Bergetar Memeluk Luna Maya
Sabtu, 09 Mei 2009 – 15:53 WIB

DUA SAHABAT- Esa Sigit dan Rifat, dua sahabat yang turut memberi warna film Janda Kembang. Foto: Afoez/JPNN
Namun pernyataan awal Esa itu dibantahnya sendiri, bahwa mimpi basahnya sudah terjadi sebelum memeluk Luna. “Tapi sumpah deh, aku seneng banget bisa main bareng dengan seorang Luna Maya gitu, sampai gak bisa tidur lima hari lima malam, ha..ha..,” imbuh pemain film Basah dan Badai Pasti Berlalu itu.
Setali tiga uang dengan temannya, Rifat Sungkar. Pria bertubuh agak tambun itu mengaku bangga bisa membonceng Luna dengan sepeda motor. “Mantep banget bisa ngebonceng Luna. Dia kan paling cantik.. he..he.. Aku yakin, banyak cowok di sini yang pada ngiri,” ucapnya tanpa tedeng eleng.