BKH Dukung Polda NTT Tuntaskan Trafficking
“Kepolisian juga bagian dari gugus tugas itu, khususnya untuk aspek penegakan hukumnya,” imbuhnya.
Berkaitan dengan penegakan hukum dalam rangka penuntasan trafficking di NTT, BKH berjanji akan mendukung pemerintah terkait anggaran yang dibutuhkan oleh unsur-unsur penegak hukum.
“Tidak boleh ada masalah kekurangan dana untuk mengatasi human trafficking. Saya rasa itu masalah yang bisa kita atasi,” tandas BKH.
Kapolda NTT, Brigjen Pol Widyo Sunaryo menambahkan pihaknya berencana melakukan otopsi terhadap jenazah Yufrinda Selan.
Guna merespons isu bahwa Polda tertutup dalam penanganan kasus tersebut, termasuk memastikan isu jual beli organ tubuh.
“Saya harap isu ini tidak meluas dan menjadi liar. Kami akan mencoba melakukan otopsi walaupun keluarga korban tidak menyetujui. Ini untuk kepentingan bersama,” kata Kapolda NTT.(JPG/joo/fri/jpnn)