Daniel Gibuma Merasa Ia Orang Australia, tetapi Pemerintah Punya Pendapat Lain

Bagi Daniel Gibuma, Australia merupakan satu-satunya tempat yang dianggapnya sebagai tanah air.
Pria keturunan warga Kepulauan Selat Torres (Torres Strait Islander) ini sejak kecil sudah tinggal di wilayah itu.
Dia menganggap Kepulauan Selat Torres sebagai tanah leluhurnya, sejak ribuan tahun silam.
Anak-anak dan cucunya pun tinggal di sana.
Namun sekarang Daniel sangat cemas. Dia terancam dideportasi dari Australia untuk kedua kalinya dalam dua tahun.
"Saya berasal dari negara ini, penduduk Pribumi di negara ini," ujarnya kepada ABC News.
"Keluarga saya semuanya adalah penduduk Kepulauan Selat Torres. Itu satu-satunya hal yang saya pahami sejak kecil," katanya.
Daniel adalah satu dari 10 penduduk Pribumi yang telah dibebaskan dari tahanan imigrasi sejak tahun 2020.