David Tobing Deadline Menkes
Minggu, 20 Februari 2011 – 07:51 WIB
Sebelumnya, di Komisi IX pada Kamis (17/2) lalu Endang dengan tegas menolak mengumumkan produk susu berbakteri itu. Bahkan, dia mengaku siap mundur jika dinilai tidak layak menyelesaikan polemik itu. "Saya tidak tahu apa motif mereka sampai mati-matian tidak mengumumkan. Apapun motif itu, putusan hukum yang berkekuatan hukum tetap lebih kuat dari motif apapun," tegas David.
Sementara itu Komisioner Badan Perlindungan Konsumen Nasional BPKN Indah Sukmaningsih menyarankan kedepan harus ada aturan main tentang mekanisme cara pengumuman hasil penelitian. Sebab, menurutnya kisruh susu formula ini berawal dari munculnya hasil penelitian susu formula di website IPB sebagai pihak yang melakukan penelitian tersebut. Namun ternyata hasil penelitian tersebut mencuat ke masyarakat hingga akhirnya menimbulkan keresahan.
Tapi menurutnya, penelitian yang dialakukan oleh Sri Estuningsih pada 2003-2006 itu bukan ditujukan untuk konsumen. Namun untuk kepentingan penelitian lainnya. Jadi menurutnya, nantinya harus ada regulasi yang mengatur tentang pengumuman sebuah penelitan. "Pengumuman penelitian yang digunakan untuk kepentingan penelitian ilmiah harus ada prosedur khusus supaya tidak menutup peneliti lain untuk mengakses hasil penelitian tersebut. Tapi (penelitian) itu tidak bisa diakses secara umum karena bukan sebagai petunjuk belanja konsumen," kata dia dalam sebuah diskusi di Jakarta kemarin (19/2). (aga/kuh)