Dokter Yuda Tercengang soal Testis Tikus Jantan
Hal itu bermula ketika dokter kelahiran 16 April 1985 itu melihat sebuah penelitian tentang efek alkohol terhadap testis tikus jantan.
Ia tercengang ketika hasil penelitian tersebut mengatakan bahwa alkohol bisa menyebabkan testis tikus mengalami kerusakan permanen.
"Nah, hal itu juga tentu bisa terjadi pada manusia,” katanya.
Sejak saat itulah ia meyakinkan diri untuk mendalami ilmu andrologi. Pendidikan pun ditempuhnya dengan cepat.
Dengan kecerdasan yang dimilikinya, ia pun menjadi dokter spesialis pertama dan satu-satunya yang menangani persoalan reproduksi laki-laki di NTB.
Menjadi yang pertama, dr Yuda biasa saja. Karena saat ini, ia sedang berharap masyarakat NTB sudah mulai memahami ilmu kesehatan yang dimilikinya.
Di mana kesehatan reproduksi, seperti ejakulasi dini, disfungsi ereksi, persoalan pada sperma, dan berbagai permasalahan kesehatan reproduksi lainnya sudah bisa ditangani.
“Seharusnya masyarakat tak perlu malu dan takut lagi,” kata dr Yuda.