Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Gus Jazil Ajak Santri Ponpes Asy-Syujaa’iyyah Menjaga 4 Pilar Kebangsaan

Kamis, 17 September 2020 – 13:35 WIB
Gus Jazil Ajak Santri Ponpes Asy-Syujaa’iyyah Menjaga 4 Pilar Kebangsaan - JPNN.COM
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid atau Gus Jazil di Pangandaran. Foto: Humas MPR RI

jpnn.com, PANGANDARAN - Wakil Ketua MPR RI Jazilul Fawaid mengajak para santri di Pondok Pesantren Asy-Syujaa’iyyah di Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat untuk menjaga dan menguatkan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika atau 4 Pilar MPR.

Ajakan disampaikan Gus Jazil -panggilan Jazilul di hadapan para santri, aktivis PMII, Pemuda Ansor, dan elemen masyarakat lain di Ponpes tersebut, Rabu (16/9).
 
“Saya bersyukur bisa bersilaturahmi di sini. Silaturahmi bisa menambah umur dan rejeki. Saya hadir di sini mengajak santri untuk terus menjaga dan menguatkan nilai-nilai 4 Pilar," ucap Gus Jazil mengawali paparannya.

Legislator PKB itu menyampaikan bahwa 4 Pilar tersebut merupakan warisan para pendiri bangsa yang harus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Bila dalam agama Islam ada Rukun Islam dan Rukun Iman, maka Empat Pilar merupakan rukun dalam berbangsa dan bernegara Indonesia. Sehingga wajib hukumnya untuk menjaga Empat Pilar ini," lanjut tokoh asal Pulau Bawean, Gresik, Jawa Timur ini.

Pada kesempatan itu, Gus Jazil juga memuji peran para ulama dan santri dalam memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Bahkan perjuangan itu masih berlanjut sampai masa reformasi.

"Dalam masa reformasi, banyak ulama menjadi pemimpin, menjadi kepala daerah bahkan ada yang menjadi Wakil Presiden bahkan Presiden," ucapnya.

Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu berharap agar kondisi ulama, santri dan pesantren terus diperhatikan. Apalagi pemerintah dan DPR sudah mengakui peran mereka.

“Bangsa Indonesia saat ini memiliki Hari Santri. Sebagai wakil rakyat kami telah membuat UU Pesantren. Keberadaan UU itu membuktikan pesantren semakin diakui," pungkasnya.(jpnn)

Jangan Sampai Ketinggalan Video Pilihan Redaksi ini:

loading...