Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Harap Tenang, Simak Penjelasan WHO soal Flu Babi Tiongkok Ini

Kamis, 02 Juli 2020 – 14:09 WIB
Harap Tenang, Simak Penjelasan WHO soal Flu Babi Tiongkok Ini - JPNN.COM
WHO kembali membela Tiongkok dari tuduhan Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Foto: Reuters

jpnn.com - Seorang pakar dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pada Rabu (1/7) mengatakan bahwa flu babi yang baru-baru ini dipublikasikan Tiongkok bukanlah virus baru dan sedang dalam pengawasan ketat.

"Saya pikir, penting untuk meyakinkan masyarakat bahwa ini bukan virus baru, ini adalah virus yang sedang dalam pengawasan," kata Dr. Michael Ryan, Direktur Eksekutif Program Kedaruratan Kesehatan WHO, dalam konferensi pers di Jenewa pada Rabu (1/7).

Ryan mengatakan, virus flu babi H1N1 diawasi oleh otoritas Tiongkok dan oleh jaringan pengawasan influenza global di seluruh dunia, serta pusat-pusat kerja sama WHO.

"Virus ini sudah berada di bawah pengawasan sejak 2011 dan bahkan, publikasi terbaru merupakan publikasi dari semua data pengawasan selama ini dan dengan jelas melaporkan tidak hanya tentang evolusi virus tersebut dalam populasi babi, tetapi juga dalam hal paparan okupasi terhadap pekerja dari waktu ke waktu," jelasnya.

Sebuah tim peneliti asal Tiongkok telah meneliti virus influenza yang ditemukan pada babi dari 2011 hingga 2018, dan menemukan varian genotipe 4 virus H1N1 yang mirip flu burung Eurasia (G4 EA H1N1), menurut sebuah studi yang baru-baru ini diterbitkan oleh jurnal Amerika Serikat, Proceedings of the National Academy of Sciences (PNAS).

Ryan menekankan, semua pihak harus tetap selalu waspada. Pengawasan yang sangat baik sangat diperlukan dalam beberapa bulan dan tahun mendatang.

"Ini pekerjaan yang sangat penting dilakukan di bawah kerja sama dengan pusat kolaborasi WHO di Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Tiongkok, serta pusat kerja sama lain di seluruh dunia, termasuk pusat kolaborasi WHO untuk influenza di CDC (AS) di Atlanta, dan sekali lagi menunjukkan betapa pentingnya sistem pengawasan dan respons influenza global," tambahnya. (xinhua/ant/dil/jpnn)

loading...