Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Hindari Jalur Selatan Cianjur dan Bandung

Jumat, 27 Maret 2020 – 00:51 WIB
Hindari Jalur Selatan Cianjur dan Bandung - JPNN.COM
Jalur selatan Cianjur menuju Kabupaten Bandung, tepatnya di Kecamatan Naringgul, kembali terputus akibat longsor yang terjadi setelah hujan turun deras, Kamis (26/3). Foto: ANTARA/Ahmad Fikri

jpnn.com, CIANJUR - Jalur provinsi yang menghubungkan selatan Cianjur dengan Kabupaten Bandung, kembali terputus akibat longsor sepanjang 50 meter dengan ketinggian 2 meter tepatnya di Kampung Ciuja, Desa Sukabakti, Kecamatan Naringgul.

Tingginya curah hujan sejak siang hingga menjelang malam, membuat tanah tebing dengan ketinggian lebih dari 20 meter longsor, sehingga menutupi jalur utama antar kabupaten tersebut.

"Menjelang sore warga sudah melihat tanda-tanda akan terjadinya bencana alam longsor, sehingga kami memberikan peringatan pada pengguna jalan untuk ekstrhati-hati karena hujan masih turun deras," kata Kapolsek Naringgul Iptu Sumardi saat dihubungi Kamis (26/3).

Ia menjelaskan, menjelang sore longsor kecil sempat terjadi dan terus meluas dan semakin besar, sehingga material longsor bercampur batu dan pohon berukuran besar menutupi landasan jalan.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun longsor yang cukup panjang dengan ketebalan mencapai 2 meter, membuat petugas bersama warga kesulitan melakukan pembersihan karena menggunakan alat manual.

"Kami sudah berkoordinasi dengan PU Binamarga Propinsi Jabar untuk menurunkan alat berat karena panjangnya dan tebalnya material longsoran. Hingga tengah malam jalur tersebut tidak dapat dilalui," katanya.

Pihaknya berharap alat berat segera datang dan material longsor dapat disingkirkan karena menjelang dini hari arus lalulintas cukup padat terutama kendaraan besar yang membawa barang dagangan ke sejumlah wilayah di selatan Cianjur.

"Harapan kami alat berat segera datang dan upaya pembersihan material longsoran dapat segera dilakukan karena menjelang dini hari jalur tersebut ramai dilalui kendaraan pedagang atau pemasok barang ke sejumlah wilayah selatan," katanya. (antara/jpnn)

loading...