Ini Kronologis Lengkap Ajudan Arogan yang Keroyok Pegawai Disdik
Kepala Badan Kepegawaian dan Diklat Pesawaran Zainal Arifin menerangkan, Mario dan Rubi berstatus honorer, bukan PNS. “Dan di-SK-kan oleh bupati sebagai ajudan. Saya pikir hanya kesalahpahaman. Kalau bisa, diselesaikan secara internal dan kekeluargaan,” singkatnya.
Terpisah, Kapolsek Gedongtataan, Kompol Hermansyah Gumai menyatakan tengah memproses kasus ini. “Tetapi kan kejadiannya di internal Pemda. Hanya misskomunikasi saja sebetulnya. Dan saya sarankan agar diselesaikan secara musyawarah dengan pimpinan masing-masing,” sarannya. Namun jika ternyata sulit bermusyawarah, terus dia, pihaknya siap menindaklanjuti persoalan ini ke jalur hukum. (ozy/ade/ray/jpnn)