Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Kabar Habib Rizieq Mau Pulang sudah Muncul 3 Kali, tetapi Selalu Tak Terealisasi

Sabtu, 31 Oktober 2020 – 18:48 WIB
Kabar Habib Rizieq Mau Pulang sudah Muncul 3 Kali, tetapi Selalu Tak Terealisasi - JPNN.COM
Spanduk bertuliskan 'Kami Rindu Habib Riziq Shihab' membentang dalam sebuah aksi unjuk rasa di depan Gedung DPR, Jakarta, Juli 2020. Foto: arsip jpnn.com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Kabar tentang rencana Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia kembali mengemuka beberapa hari terakhir ini. Namun, sampai saat ini imam besar Front Pembela Islam (FPI) itu masih berada di Arab Saudi.

Sebenarnya kabar tentang rencana kepulangan Habib Rizieq bukan kali ini saja muncul. Setidaknya sudah tiga kali Habib Rizieq dikabarkan bakal pulang, namun selalu tak terwujud.

Kabar pertama tentang rencana kepulangan Habib Rizieq muncul pada pertengahan Agustus 2017. Saat itu Kapitra Ampera  sebagai salah satu kuasa hukum Habib Rizieq menyebut tokoh agama asal Petamburan, Jakarta Pusat tersebut akan pulang pada 15 Agustus 2017.

“Kalau dia pulang ke Indonesia artinya tentu dia akan menghadapi semua permasalahan dan hal yang berhubungan dengan keadaan yang ada di sini,” kata Kapitra pada 2 Agustus 2017. Baca juga: Habib Rizieq Pulang 15 Agustus

Pada saat itu Habib Rizieq menjadi tersangka kasus percakapan (chat) tak senonoh yang diduga melibatkan Firza Husein. Namun, Polda Metro Jaya yang menangani kasus itu telah mengeluarkan surat perintah penghentian penyidikan (SP3).

Kabar kedua soal rencana kepulangan Habib Rizieq kembali muncul pada awal 2018. Saat itu Habib Rizieq disebut-sebut akan pulang ke tanah air pada Februari 2018. Baca juga: Beredar Foto Tiket Pesawat Habib Rizieq ke Indonesia

Saat itu panitia penyambutan kepulangan Habib Rizieq pun sudah dibentuk. Walakin, lagi-lagi rencana itu tak terealisasi.

Kabar ketiga tentang rencana kepulangan Habib Rizieq mengemuka pada pertengahan 2019. Rencana itu juga sempat dibahas dalam Ijtimak Ulama IV pada Juli 2019.

loading...