Kemenkeu Satu
Oleh: Dahlan Iskanjpnn.com - Pak Prabowo benar ketika merencanakan membelah Kementerian Keuangan menjadi dua. Yang mengurus pendapatan negara dipisah dari yang membelanjakannya, bahkan lebih revolusioner: Ditjen Anggaran dilebur ke dalam Bappenas.
Presiden Prabowo Subianto benar ketika akhirnya tidak melaksanakan rencananya itu.
Benar dalam pengertian, toh, presiden-presiden sebelumnya juga tidak memisahkannya, padahal presiden sebelumnya juga tahu bahwa yang benar adalah dipisahkan.
Bedanya, presiden terdahulu sebatas tahu, tetapi tidak merencanakan. Sedang Prabowo merencanakan, membuka perencanaannya itu ke publik –dianggap menjanjikan itu.
Namun, kenapa direncanakan kalau sudah tahu sulit dilaksanakan?
Mungkin awalnya tidak tahu akan banyaknya kesulitan. Kan, Prabowo belum pernah berpengalaman jadi presiden.
Mungkin Prabowo tetap yakin bahwa yang terbaik adalah dipisah. Negara-negara maju pun seperti itu.