Kemensos Pakai Software untuk Minimalisir Penyimpangan Bantuan Sosial
jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Sosial RI berinovasi dengan memanfaatkan sistem digitalisasi untuk meningkatkan akurasi data penyaluran bantuan sosial.
“Betul, kami menata dan menyiapkan perangkat lunak atau software. Siapa pun tidak bisa merubah data dari penerima bantuan sosial, ” ujar Menteri Sosial Tri Rismaharini usai sidak di Kementerian Sosial, Salemba, Jakarta, Selasa (18/5).
Dia menyebutkan secara teknis Kemensos akan menyiapkan sebuah tautan atau link ke Kementerian Keuangan (Kemenkeu) lalu berlanjut ke PT Pos Indonesia dan ke bank.
Lalu, lanjut Risma akan di-input oleh Dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil), Kementerian Dalam Negeri.
Menurutnya, untuk mendukung pengiriman data agar lebih cepat, maka akan ada jaringan backbone untuk menambah bandwitch yang akan difasilitasi oleh PT Telkom.
“Dari Dukcapil ke Kemenkeu lalu ke bank dan kembali ke kami. Tinggal tekan yes, semua berjalan secara otomatis tanpa ada peran manusia lagi, ”terang Mensos.
Eks Wali Kota Surabaya itu menyatakan penggunaan software seperti akan mengurangi peran manusia.
"Semakin sedikit dan dikurangi serta potensi tindak penyalahgunaan bisa ditekan, ”ungkap Mensos.
Risma juga mengatakan penggunaan software dalam input data penerima bantuan sosial, usai dilakukan diverifikasi-validasi dikirimkan ke pihak bank kembali lagi ke Kemensos.