Kena Stroke, Syaukani Antar Anak Jadi Bupati Kutai Kartanegara
Datang ke TPS, Menangis Putrinya Menang MutlakSelasa, 11 Mei 2010 – 07:13 WIB
Syaukani diadili dengan empat tuduhan korupsi. Yakni, penyelewengan dana bagi hasil migas, bantuan sosial, APBD, dan studi kelayakan proyek pembangunan Bandara Loa Kulu. Negara dirugikan Rp 120,251 miliar.
Saat menjalani hukuman di Lapas Cipinang, Syaukani terjatuh. Dia terkena stroke. Atas izin pemerintah, dia sempat dirawat di Mount Elizabeth Hospital, Singapura, selama 67 hari.
Izin pengobatan memori terapi di Tenggarong yang diberikan Kementerian Hukum dan HAM itu benar-benar dimanfaatkan keluarga untuk melakukan terapi rekam memori Syaukani. Dia dibawa ke tempat-tempat yang selama ini memiliki kenangan indah. Diharapkan, dengan mengenang tempat-tempat itu, ingatan mantan bupati Kukar dua periode tersebut bisa cepat kembali.