Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Kepala Badan BPSDMP Cek Langsung Penerapan Protokol Kesehatan di PPI Curug

Rabu, 01 Juli 2020 – 18:39 WIB
Kepala Badan BPSDMP Cek Langsung Penerapan Protokol Kesehatan di PPI Curug - JPNN.COM
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Sugihardjo (tengah) mengecek protokol kesehatan yang diterapkan oleh Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug. Foto dok PPI

jpnn.com, TANGERANG - Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Perhubungan (BPSDMP), Sugihardjo mengapresiasi protokol kesehatan yang diterapkan oleh Politeknik Penerbangan Indonesia (PPI) Curug.

Pada kunjungan yang dilakukan beberapa waktu lalu, Sugihardjo melihat langsung sarana dan prasarana Pendidikan di kampus, seperti ruang makan, asrama, dan ruang kelas.

Selain itu, dirinya juga memastikan para taruna mengikuti protokol kesehatan. Menurutnya Protokol Kesehatan harus menjadi kebiasaan, bukan sebatas aturan yang justru cenderung dilanggar.

"Saya melihat, mengecek langsung dan saya mengapresiasi protokol kesehatan yang diterapkan oleh PPI Curug, saya meminta tidak hanya para Taruna dan Taruni namun kepada semua pengajar dan intrsuktur di kampus juga taat menjalankan protokol kesehatan," ujar Sugihardjo.

Dia menambahkan kegiatan belajar mengajar di Sekolah Transportasi Kementerian Perhubungan kembali dilaksanakan secara on campus, dengan pendekatan New Normal dimulai dari masuknya kembali taruna ke lingkungan sekolah pada awal Juni secara bertahap.

Sementara itu, Direktur PPI Curug, Capt. Avirianto mengatakan sesuai dengan arahan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi dan Kepala BPSDMP, pihaknya siap menerapkan aturan ketat terhadap protokol kesehatan.

Bahkan pihak kampus telah melakukan serangkaian persiapan New Normal yang akan mendukung kegiatan belajar dan mengajar di lingkungan PPI Curug.

"Sesuai arahan Pak Budi Karya dan Pak Sugihardjo kami tetap semangat dan melaksanakan protokol kesehatan di lingkungan kampus. Tidak hanya itu kami juga meminta para taruna dan taruni untuk melaporkan diri bila mengalami gejala agar dapat dilakukan prosedur pencegahan," kataya.

loading...