Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Ketika Sang Istri Menceraikan Dokter Ganteng Demi Bisa Berhubungan Sesama Jenis

Senin, 09 November 2015 – 09:04 WIB
Ketika Sang Istri Menceraikan Dokter Ganteng Demi Bisa Berhubungan Sesama Jenis - JPNN.COM
Ilustrasi.

TERLENA oleh dahsyatnya cinta sesama jenis membuat Sephia, 33, mengabaikan suaminya yang seorang pengusaha dan dokter, sebut Donwori, 36. Bahkan, dia rela menceraikan Donwori demi bisa hidup dengan lebih dari dua kekasih wanitanya sekaligus. Waowww! 

Sudah menjadi rahasia keluarga bahwa Sephia suka pada sesama jeis alias lesbian. Bahkan, sebelum menikah dengan Donwori pada 2011, perempuan yang bekerja sebagai dosen di perguruan tinggi negeri ternama tersebut memiliki banyak pacar perempuan. 

Karena orang tua tak mau Sephia terus-menerus melestarikan kelainannya itu, perempuan yang tinggal di Dharmawangsa, Surabaya tersebut dinikahkan dengan seorang dokter muda ganteng yang masih famili asal Malang. 

Pada awal pernikahan, Sephia setuju dan berjanji akan berubah. Begitu pula Donwori yang berusaha menerima Sephia apa adanya. Kini mereka dikaruniai seorang putri yang bernama Mira, 3. ’’Keluarga saya baik-baik saja. Cuma saya yang tetap tidak nyaman,’’ ucap Sephia. 

Ketidaknyamanan itulah yang membuat Sephia datang ke Pengadilan Agama Surabaya di Jalan Ketintang Madya untuk mengajukan gugatan cerai pada September lalu. 

Padahal, Donwori sudah begitu sayang dan baik padanya. Kendati demikian, sikap baik dan cinta Donwori tak membuatnya goyang untuk meminta cerai dari sang suami. 

Sephia mengungkapkan bahwa menikah hampir empat tahun dengan Donwori, dirinya tidak bisa menikmati indahnya hubungan suami-istri dengan sang suami. Dia merasa lebih nikmat bila berhubungan dengan mantan pacar-pacarnya dulu yang sama-sama lesbong. ”Bisanya, saya main dengan dua teman atau lebih. Lebih ramai, terasa lebih asyik,” katanya ketika sidang putusan di PA Surabaya pada Jumat lalu (6/11). 

Sephia mengakui bahwa kelainan orientasi seksualnya itu tumbuh sejak dirinya masih duduk di bangku SMP. Dia menyatakan tertular teman sekolahnya yang waktu itu tampak lebih menarik daripada teman lain. Walau demikian, dia lebih sering menikmati bersama teman SD-nya, sebut saja Karin. ’’Potongannya itu kayak laki-laki. Gagah dan pastinya ganteng meskipun perempuan,’’ ujarnya. 

loading...