Close Banner Apps JPNN.com
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store
Download Apps JPNN.com

Konon Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia Didominasi PPLN

Senin, 10 Januari 2022 – 22:30 WIB
Konon Peningkatan Kasus Covid-19 di Indonesia Didominasi PPLN - JPNN.COM
Menko Kemaritiman, Luhut Panjaitan. Foto: dok/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) menjadi penyumbang terbesar peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia selama beberapa hari ke belakang.

Dia mencontohkan pada 9 Januari 2021 ditemukan 393 kasus Covid-19 di Jakarta. Sebanyak 300 di antaranya disebabkan PPLN.

"Di antaranya disebabkan oleh para pelaku perjalanan dari luar negeri," kata Luhut dalam keterangan resmi yang disampaikan Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden, Senin (10/1).

Luhut pun mengajak para warga negara Indonesia tidak bepergian ke luar negeri. Terlebih lagi, beberapa negara luar telah ditemukan kasus Covid-19 varian Omicron.

"Jadi, sekali lagi kami mohon teman-teman sekalian untuk menahan diri dulu untuk pergi jalan-jalan perjalanan ke luar negeri kecuali sangat-sangat penting," ucap politikus Golkar itu.

Menurut Luhut, pemerintah akan terus berupaya mencegah penularan Covid-19 beserta varian barunya. Pengetatan pintu masuk menuju Indonesia tetap diberlakukan.

"Langkah pengetatan pintu masuk akan terus dipertahankan untuk mencegah masuknya varian Omicron yang akan menyebar luas di masyarakat," tutur dia.

Sementara itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengatakan peningkatan kasus positif atau positivity rate Covid-19 untuk kedatangan luar negeri di Tanah Air mencapai 13 persen, sedangkan tingkat kasus positif transmisi lokal mencapai 0,2 persen.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Luhut Binsar Pandjaitan menyebut pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) menjadi penyumbang terbesar peningkatan kasus Covid-19 di Indonesia selama beberapa hari ke belakang.


BERITA LAINNYA