Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Larangan Mudik Membuat Penjualan Perusahaan Aksesoris Ini Ambyar

Kamis, 14 Mei 2020 – 16:00 WIB
Larangan Mudik Membuat Penjualan Perusahaan Aksesoris Ini Ambyar - JPNN.COM
Roof Box Whale Carrier Terpasang di Toyota Fortuner. Foto dok PT Sole.

jpnn.com, JAKARTA - Larangan mudik di tengah pandemi virus Corona atau Covid-19 tak hanya berdampak merosotnya pendapatan perusahaan otobus (PO), tetapi juga dirasakan oleh perusahaan pendukung otomotif atau aksesoris. Salah satunya ialah PT Sole Indotrade.

Perusahaan yang menjual roof box dengan merek Whale Carrier itu mengaku bahwa penjualan mereka mengalami penurunan tajam hingga 95 persen di tengah pandemi virus Corona.

"Untuk peminat roof box sebenarnya banyak menjelang lebaran ini. Hanya saja saat pandemi Covid-19 ini penjualan kami turun hingga 95 persen," kata General Manager PT Sole Indotrade, Ronny Alexander melalui pesan singkatnya, Kamis (14/5).

Apalagi, lanjut Ronny, ditambah lagi Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu telah mengumandangkan larang mudik demi memutus rantai penyebaran virus corona. Menurutnya, dengan kebijakan tersebut membuat tren penjualan roof box makin ambyar.

"Sebenarnya sudah ada calon pembeli walaupun lagi pandemi, tetapi karena kebijakan dari pemerintah soal larangan mudik. Banyak konsumen yang berubah pikiran untuk tidak jadi membeli karena tidak boleh mudik tahun ini," terangnya.

Ronny mengatakan, menjelang lebaran Idul Fitri ini merupakan moment yang paling digandang untuk meningkatkan penjualannya.Ronny menyebut, pada hari raya tahun lalu mereka mampu menjual hingga 500 unit lebih dalam waktu sebulan saja.

"Penjualan roof box biasanya selalu meningkat setiap tahunnya, terutama menjelang mudik seperti ini bisa 500 unit lebih sebulannya," ungkapnya.

Demi meningkatkan kembali penjualan berbagai cara pun dilakukan. Salah satunya dengan memberikan gimmick menarik konsumen seperti cashback Rp300 ribu dan pemasangan gratis untuk wilayaj Jabodetabek.

loading...