Mencekam! Syahruni Meneror, Sandera Warga, Akhirnya.. Dooorrrr
Dengan bersimbah darah, Syahruni rebah di halaman rumahnya. Bersama warga, petugas membopong tubuh tersangka ke mobil untuk dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD AW Sjahranie.
Namun, saat dalam perjalanan, ternyata Syahruni sudah tidak bernyawa. Sri yang turut mendampingi anaknya ke rumah sakit tak bisa banyak berkata. “Keluarga tak ingin ada korban,” ungkap Sri.
Sri mengatakan, Syahruni memang cukup lama mengidap gangguan jiwa. Masalahnya, lantaran beberapa tahun lalu anaknya gagal menjalin hubungan asmara hingga sering mengurung diri.
Kapolsekta Samarinda Utara Kompol Erick Budi Santoso membenarkan, anggotanya terpaksa melumpuhkan pelaku dengan tiga tembakan. “Itu sebagai cara terakhir, karena pelaku memang membahayakan,” sebut Erick. (dra/dq/ndy/k8)