Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Penemuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Seunagan Timur

Selasa, 13 April 2021 – 23:52 WIB
Penemuan Kerangka Manusia Bikin Geger Warga Seunagan Timur - JPNN.COM
Petugas mengevakuasi kerangka diduga almarhum Musliadi (24), warga Desa Alue Tho, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh, yang ditemukan di kawasan kebun karet di Desa Tuwi Meuleusong, Kecamatan Seunagan Timur, kabupaten setempat, Selasa (13/4/2021) petang. (ANTARA/HO-Dok. Polres Nagan Raya Aceh)

jpnn.com, SUKA MAKMUE - Penemuan kerangka manusia di Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya, Aceh, mendadak bikin geger warga setempat pada Selasa (13/4) jelang petang

Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Aceh AKP Machfud mengatakan kerangka manusia tersebut ditemukan warga di kawasan kebun di Desa Tuwi Meuleusong Kecamatan Seunagan Timur.

Machfud mengatakan petugas telah mengevakuasi kerangka manusia tersebut ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Nagan Raya, setelah sebelumnya

“Berdasarkan keterangan pihak keluarga, kerangka yang ditemukan ini adalah Musliadi, 24 tahun warga Desa Alue Tho, Kecamatan Seunagan, Kabupaten Nagan Raya, yang diduga telah menghilang sejak 43 hari lalu atau hilang sejak 1 Maret 2021,” kata Kasat Reskrim Polres Nagan Raya Aceh AKP Machfud di Suka Makmue, Selasa malam.

AKP Mahcfud menjelaskan, temuan kerangka diduga bernama Musliadi tersebut diketahui oleh seorang warga yang hendak pergi berburu di kawasan Desa Tuwi Meuleusong Kecamatan Seunagan Timur Kabupaten Nagan Raya.

Kerangka manusia tersebut kemudian disampaikan kepada warga lainnya termasuk petugas kepolisian.

Mengetahui adanya informasi tersebut, kata AKP Machfud, ayah kandung korban Abdul Rafur kemudian pergi ke lokasi kejadian guna memastikan kerangka dimaksud.

Setelah menemukan pakaian diduga mirip yang digunakan oleh anak kandungnya bernama Musliadi di gubuk dekat dengan temuan kerangka, Abdul Rafur memastikan bahwa kerangka tersebut merupakan anak kandungnya.