Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Peringatan 12 Tahun Tsunami Jadi Atraksi Pariwisata

Rabu, 21 Desember 2016 – 11:53 WIB
Peringatan 12 Tahun Tsunami Jadi Atraksi Pariwisata - JPNN.COM
Museum Tsunami Nanggroe Aceh Darusalam, yang belakangan ramai dikunjungi warga Aceh. Foto: Agus Wahyudi/Jawa Pos/jpg

 BANDA ACEH – Dua Belas tahun silam, Anda masih menyisakan memori peristiwa tsunami dahsyat Aceh, 26 Desember 2004 silam? Renungan atas gempa berkekuatan 8,9 skala richter itu sudah disiapkan Pemprov Nanggroe Aceh Darussalam. 

Akhir tahun ini, pesona destinasi wisata yang terdiri atas tsunami heritage mulai mengajak wisatawan untuk kembali mengingat bencana dahsyat yang sempat meluluhlantakkan Bumi Serambi Mekah itu.

"Peringatan 12 tahun bencana Tsunami di Aceh akan dipusatkan di Masjid Baiturrahim Ulee Lheue, Kecamatan Meuraxa Kota Banda Aceh, Senin, 26 Desember 2016," terang Kadisbudpar Aceh, Reza Pahlevi yang didampingi Kabid Pemasaran Disbudpar Aceh, Rahmadhani, Selasa (20/12).

Saat gempa dan tsunami menghantam Aceh, 2004 silam, Aceh luluh lantak. Ratusan ribu orang meninggal dunia. Sarana dan prasarana hancur. Dunia pun ikut berduka. 

Setelah 12 tahun tenggelam dalam kepahitan, Aceh akhirnya mampu bangkit. Infrastruktur kembali dibangun. Obyek wisata yang terdiri atas tsunami heritage, bahari, danau, bawah laut, yang tersebar di 23 kabupaten/kota di Aceh makin banyak dikunjungi wisatawan. 

Bahkan, jelang akhir tahun ini, Aceh ikut mendonasikan dua  dari 12 gelar juara dunia  yang disambar Indonesia di World Halal Tourism Award 2016 yang digelar di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab.

Bandara Internasional Sultan Iskandar Muda (SIM) Blangbintang Aceh Besar terpilih sebagai World’s Best Airport for Halal Travellers. Satu gelar lainnya disumbang  Aceh lewat kategori World’s Best Halal Cultural Destination. 

“Ini merupakan bukti nyata bagi kita semua. Sikap yang diambil rakyat Aceh adalah sikap kemandirian, kegigihan serta semangat sehingga tidak selamanya kita bergantung dan mengharapkan bantuan dari luar,” sambung Reza.