Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Peringatan BMKG: Di Daerah Ini Bakal Terjadi Kekeringan

Rabu, 15 Juli 2020 – 14:59 WIB
Peringatan BMKG: Di Daerah Ini Bakal Terjadi Kekeringan - JPNN.COM
Logo BMKG. Foto: ANTARA/HO-BMKG

jpnn.com, JAKARTA - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memberikan petunjuk adanya tanda-tanda atau potensi kekeringan meteorologis di sejumlah wilayah Indonesia hingga dua dasarian (jangka waktu yang lamanya sepuluh hari berturut-turut) ke depan dengan status waspada hingga awas.

"Jadi kalau dia tidak ada hujan sama sekali terus panas dan terik, sehingga dapat dimungkinkan ada potensi kekeringan atau potensi titik panas tadi. Setiap daerah berbeda," kata Kabid Diseminasi Informasi Iklim dan Kualitas Udara BMKG Hary T Djatmiko, kepada Antara, Jakarta, Rabu (15/7).

Berdasarkan hasil monitoring kejadian hari kering berturut-turut dan prediksi probabilistik curah hujan dasarian atau setiap sepuluh hari, terdapat indikasi potensi kekeringan meteorologis hingga dua dasarian ke depan dengan status waspada hingga awas.

Dari hasil monitoring tersebut, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori waspada antara lain adalah Kota Denpasar Bali, Kabupaten Cianjur dan Kabupaten Cirebon di Jawa Barat, Kabupaten Demak dan Karanganyar di Jawa Tengah dan Kabupaten Blitar, Gresik, Jember, Lumajang, Mojokerto, Ponorogo, Probolinggo dan Kota Surabaya di Jawa Timur.

Berikutnya, daerah lain yang potensi kekeringan meteorologisnya termasuk pada kategori waspada adalah Kabupaten Maluku Barat Daya dan Kepulauan Tanimbar di Maluku, Kabupaten Lombok Barat dan Lombok Utara di Nusa Tenggara Barat dan Kabupaten Alor, Manggarai Barat, Manggarai Timur, Nagekeo, Ngada, Sumba Barat, Sumba Tengah, Timor Tengah Utara di Nusa Tenggara Timur.

Sementara itu, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori siaga adalah Kabupaten Buleleng di Provinsi Bali, Kabupaten Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta, Kulonprogo dan Sleman di Daerah Istimewa Yogyakarta, serta Kabupaten Jepara, Klaten, Purworejo, Sragen, Sukoharjo dan Wonogiri di Jawa Tengah.

Selanjutnya, Kabupaten Bangkalan, Banyuwangi, Bojonegoro, Bondowoso, Lamongan, Madiun, Magetan, Malang, Nganjuk, Ngawi, Pamekasan, Pasuruan, Sampang, Sidoarjo, Situbondo di Jawa Timur, Kabupaten Dompu, Bima, Lombok Tengah, Lombok Timur, Sumbawa, Sumbawa Barat, Kota Bima, Mataram di Nusa Tenggara Barat, dan Kabupaten Belu, Ende, Dlores Timurz Kupang, Lembata, Rote Ndao, Sabu Raijua, Sikka, Sumba Barat Daya, Sumba Timur dan Timor Tengah Selatan juga diindikasikan berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori siaga.

Kemudian, wilayah yang berpotensi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori awas adalah Nusa Tenggara Timur, tepatnya di Kota Kupang.

loading...