Alexa Analytics
JPNN.com App
Aplikasi Berita Terbaru dan Terpopuler
Dapatkan di Play Store atau Apps Store

Selama Libur Natal Jumlah Kendaraan di Tol Tangerang-Merak Naik 6,88 Persen

Minggu, 29 Desember 2019 – 16:16 WIB
Selama Libur Natal Jumlah Kendaraan di Tol Tangerang-Merak Naik 6,88 Persen - JPNN.COM
Lalu lintas di Tol Tangerang-Merak Provinsi Banten. Foto: HO Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak

jpnn.com, TANGERANG - Volume kendaraan yang melewati Tol Tangerang-Merak saat libur Natal periode 20 hingga 25 Desember 2019 mengalami kenaikan 6,88 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2018.

Kepala Divisi Hukum dan Humas Astra Infra Toll Road Tangerang-Merak Indah Permanasari menyebutkan, total kendaraan yang melintasi ruas Tol Tangerang-Merak sebanyak 935.470 kendaraan atau meningkat 4,06 persen dibandingkan dengan rata-rata harian normal.

"Jumlah ini naik sebanyak 6,88 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama pada Natal 2018," kata Indah Permanasari dalam keterangannya, Jumat (27/12).

Indah juga menyampaikan, sebanyak 68.758 kendaraan melintasi Gerbang Tol (GT) Merak pada periode tersebut serta puncak trafik tertinggi tercatat pada H-2 Natal 2019 atau 23 Desember 2019 yaitu 171.891 kendaraan.

Jumlah kendaraan ini sudah mencapai 51,20 persen dari prediksi kendaraan yang akan melintas di ruas Tol Tangerang-Merak. Masih tersisa 48,80 persen atau 891.465 kendaraan yang akan melintas tujuan mudik sampai dengan Tahun Baru 2020.

Peningkatan jumlah kendaraan pada periode Tahun Baru 2020 diperkirakan terjadi di beberapa gerbang tol tujuan lokasi wisata di Provinsi Banten seperti Gerbang Tol Serang Timur, Cilegon Timur, dan Cilegon Barat.

Indah juga memprediksi akan kembali terjadi lonjakan jumlah kendaraan pada periode H-5 Tahun Baru 2020 yang jatuh pada Jumat, 27 Desember 2019.

"Optimis dengan pulihnya kunjungan wisata Banten setelah tragedi Tsunami Selat Sunda pada tahun 2018. ASTRA Infra Toll Road Tangerang-Merak memprediksi 166.792 kendaraan yang akan menuju gerbang tol tujuan lokasi wisata di Banten," jelas Indah. (antara/jpnn)

loading...