Alexa Analytics
Gerakan Satu Indonesia Stop Corona

Ventilator Salman

Oleh Dahlan Iskan

Minggu, 05 April 2020 – 05:50 WIB
Ventilator Salman - JPNN.COM
Dosen ITB Dr. Ir. Syarif Hidayat. Foto: dokumentasi pribadi for disway.id

jpnn.com - Dosen ITB ini tidak terkena Covid-19, tetapi mengisolasi diri di Masjid Salman, ITB, Bandung.

Di situ sang dosen merenung: bagaimana bisa membantu penderita Covid-19. Sesuai dengan keahliannya.

Maka terciptalah ventilator made in Indonesia. Namanya: Vent-I.

Baca Juga:

Inilah alat kesehatan yang sangat diperlukan saat ini --di samping alat pelindung diri (APD). Sampai-sampai Presiden Donald Trump bertengkar dengan para gubernur di Amerika. Ya gara-gara semua rumah sakit kekurangan ventilator.

Akhirnya Trump menggunakan UU Pertahanan: minta pabrik mobil Ford, GM, dan pabrik turbin GE memproduksi ventilator. Itu pun sulit sekali.

Jumlah yang meninggal akibat Covid-19 di Amerika terus membumbung. Sampai kontainer berpendingin dijajar di halaman rumah sakit di New York: dijadikan kamar mayat tambahan.

Baca Juga:

Itu pula yang dibayangkan Dr. Ir. Syarif Hidayat --dosen ITB yang lagi lockdown di Masjid Salman itu.

”Sudah dua minggu ini saya tidak pulang. Siang malam mengerjakan rancangan ventilator ini,” katanya.

loading...