10 Bulan Gibran Pimpin Solo, FX Hadi Rudyatmo: Masih Mencari Bentuk

Minggu, 19 Desember 2021 – 15:55 WIB
Mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo. Foto: Romensy Augustino/JPNN.com

jpnn.com, SURAKARTA - Mantan Wali Kota Surakarta FX Hadi Rudyatmo alias Rudy menilai penerusnya, Gibran Rakabuming Raka, masih memerlukan adaptasi dalam memimpin pemerintahan di daerahnya.

Politikus PDI Perjuangan itu menyatakan Gibran sebagai wali kota Surakarta masih harus mencari bentuk kepemimpinan.

BACA JUGA: Ganjar Pranowo Puji Sosok FX Hadi Rudyatmo yang Dekat di Hati Masyarakat

“Jadi pelayan masyarakat seperti pemimpin itu butuh waktu. Kalau lima tahun kerja, yang paling efektif cuma tiga tahun,” kata Rudy di sela-sela kegiatan DPC PDIP Surakarta di Sunan Jogokali Pucangarum, Pucang Sawit, Jebres, Minggu (19/12).

Gibran yang juga putra sulung Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi menjabat wali kota Surakarta pada Februari 2021 atau 10 bulan yang lalu.

BACA JUGA: Mas Gibran Dapat Instruksi Langsung dari Pak Jokowi, Apa Saja?

Rudy menjelaskan tahun pertama kepemimpinan kepala daerah digunakan untuk adaptasi wilayah. Kemudian, pada tahun kelima, kepala daerah sebagai petahana sudah mulai disibukan dengan kompetisi politik.

Pak Berengos -panggilan akrab Rudy- mengeklaim capaian Gibran saat ini masih merupakan hasil Kebijakan Umum APBD Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA PPAS) pada saat dirinya dan Ahmad Purnomo memimpin Surakarta.

BACA JUGA: Peringati Hari Ibu, DPKA PDIP Surakarta Gelar Lomba Menghias Tumpeng

“Saya menilai objektif saja, ini masih perlu mencari bentuk,” kata ketua DPC PDIP Surakarta itu.

Rudy juga menyebut perubahan APBD Kota Surakarta pada masa kepemimpinan Gibran sejauh ini belum signifikan.

Meskipun demikian, mendekati akhir 2020, semua program pembangunan warisan kepemimpinan Rudy sudah berjalan.

“Ya, ada beberapa yang tersendat-sendat, salah satunya Jembatan Jonasan dan GOR Indoor Manahan. Itu masih menjadi PR,” lanjut dia.

Namun, Rudy juga mengapresiasi program Gibran tentang pembangunan infrastruktur di bagian utara Surakarta. 

“Kalau ada pengembangan CBD (central business district, red) ditaruh di sana itu akan mendapatkan dukungan yang luar biasa,” pungkasnya. (mcr21/jpnn)


Redaktur : Boy
Reporter : Romensy Augustino

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler