105 Situs Investasi Ilegal Diblokir, Azis Syamsuddin Minta OJK dan Bappebti Lebih Agresif

Sabtu, 17 April 2021 – 05:01 WIB
Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin. Foto: Humas DPR

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Ketua DPR RI M. Azis Syamsuddin mendorong Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) bersama Satgas Waspada Investasi (SWI) memperketat pengamatan dan meningkatkan pengawasan terhadap entitas maupun situs-situs investasi.

Hal ini setelah munculnya tindakan pemblokiran terhadap 105 domain situs penyedia jasa investasi trading ilegal.

BACA JUGA: Kemenkop UKM Gandeng OJK dan Bareskrim dalam Mitigasi Investasi Ilegal Berkedok Koperasi

"DPR meminta Bappeti  mengimplementasikan secara maksimal Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 10 Tahun 2011 tentang Perdagangan Berjangka Komoditi sehingga tercipta penyelenggaraan pasar perdagangan berjangka komoditas yang sehat," jelasnya, Jumat (16/4).

Wakil ketua umum Partai Golkar ini juga menekankan kepada Bappebti bersama SWI untuk memetakan modus operandi jasa investasi trading ilegal.

BACA JUGA: Satgas Waspada Investasi Blokir 133 Fintech Ilegal

"Dalami modusnya, ambil tindakan. Segera sampaikan ke masyarakat agar cepat diambil tindakan, apabila ada kemunculan entitas investasi tanpa izin yang terindikasi melanggar aturan dan berpotensi merugikan," paparnya. 

Dia mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bappebti menggencarkan sosialisasi program edukasi tentang keuangan dan perdagangan berjangka komoditi kedua lembaga itu.

BACA JUGA: Azis Syamsuddin: 17 Item Produk bisa Dibuat di Dalam Negeri, APBN Hemat Rp 225 Triliun

Menurut dia, hal itu supaya  masyarakat yang memiliki semangat berinvestasi dapat menyalurkannya kepada lembaga investasi resmi.

Oleh karena itu, lanjut Azis, Bappebti harus gencar menyosialisasikan kepada masyarakat berbagai situs penyedia jasa investasi trading legal.

"Sehingga masyarakat dapat melakukan kegiatan perdagangan berjangka komoditi pada entitas yang sudah berizin Bappebti," jelas Azis. 

Selain itu, dia menekankan kepada Bappebti untuk mempermudah pengurusan proses perizinan bagi para penyedia situs perdagangan berjangka komoditi baru, sehingga mendorong situs tersebut untuk memperoleh izin beroperasi di Indonesia.

Azis mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya dengan suatu situs investasi. Selain itu, dia berharap masyarakat dapat membedakan situs investasi legal dan ilegal.

"Serta, dapat mewaspadai penawaran-penawaran dari berbagai pihak yang seakan-akan memberikan keuntungan mudah dan besar, namun berpotensi merugikan penggunanya," pungkas Azis Syamsuddin. (*/jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler