12.301 Peserta Tes CPNS Dikerucutkan jadi 1.500

Kamis, 12 Oktober 2017 – 07:09 WIB
Peserta SKD penerimaan CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara saat melihat nilai usai mengikuti ujian hari pertama kemarin (11/10). Foto: IWAN KURNIAWAN/RADAR KALTARA/JPNN.com

jpnn.com, TANJUNG SELOR - Hari pertama pelaksanaan seleksi kompetensi dasar (SKD) CPNS di lingkungan Pemprov Kaltara di laboratorium computer assited test (CAT) Jalan Durian, Tanjung Selor kemarin (11/10) berjalan lancar.

Hasil SKD ini bisa langsung diketahui. Ratusan peserta tidak lulus passing grade sehingga dianggap gugur.

BACA JUGA: Peserta Wajib Hadir 90 Menit Sebelum Tes CPNS Mulai

Seperti diketahui, ada tiga mata uji dalam SKD ini. Yaitu, Tes Karakteristik Peribadi (TKP) dengan passing grade 143 poin, Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) 75 poin dan Tes Intelegensi Umum (TIU) 80 poin. Jika salah satu dari tiga tersebut di bawah passing grade dipastikan tidak lolos.

Dari 100 peserta setiap sesi mengikuti SKD, tidak semua hadir. Berdasarkan pantauan Radar Kaltara, untuk sesi pertama, peserta yang tidak hadir berjumlah sembilan orang sementara yang hadir 91 orang.

BACA JUGA: Penting! 5 Ketentuan Ini Wajib Diingat Peserta Tes CPNS

Tapi dari 91 peserta hanya 21 yang lulus passing grade. Jumlah tersebut terdiri dari 19 peserta S-1 dan dua peserta D-3.

Sedangkan di sesi kedua, dari 100 peserta jumlah dalam satu sesi ada delapan yang tidak hadir. Dari jumlah tersebut pula hanya ada 18 peserta yang lolos passing grade dengan rincian 17 peserta S-1 dan satu peserta D-3.

BACA JUGA: CATAT! Ini Ketentuan Bagi Peserta Mengikuti Seleksi CPNS

Supian (25) salah seorang peserta asal Malinau saat dikonfirmasi puas dengan nilai yang dihasilkannya meskipun masih belum memenuhi passing grade.

“Saya tidak lulus di TIU (tes intelegensi umum),” ucapnya.

Tapi, pria ramah itu mengatakan kegagalan di satu tempat itu bukan akhir dari sebuah perjuangan. Sebab, masih ada hal yang kemungkinan lebih baik dibandingkan dengan apa yang ingin dicapai saat ini.

Sementara Vikar (28), peserta asal Makassar lulus passing grade dengan hasil yang cukup memuaskan itu mengaku tegang saat mengikuti proses tes.

Pria yang mengambil formasi analis data dan informasi itu sejak 25 September 2017 sudah berada di Kaltara.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kaltara, Muhammad Ishak mengatakan, peserta yang dinyatakan lulus passing grade bukan berarti sudah ditetapkan sebagai CPNS.

“Tapi hasil akhir yang lulus akan dirangking lagi sesuai dengan kebutuhan formasinya masing-masing dikalikan dengan tiga kali lipat jumlah formasi,” jelasnya.

Dicontohkannya, formasi analis data dan informasi dibutuhkan 41 orang, jumlah itu dikalikan dengan tiga yaitu 143 orang yang diambil untuk mengikuti seleksi kompetensi bidang (SKB).

“Jadi di bawah 143 itu sudah tereliminasi dalam artian gugur,” sebutnya.

Artinya, hasil akhir dari 12.301 peserta yang lulus verifikasi berkas lalu akan dikerucutkan menjadi 1.500 orang yang nantinya ditetapkan untuk mengikuti SKB.

Namun, untuk dilaksanakan atau tidaknya SKB nanti semuanya diserahkan ke panitia seleksi nasional (panselnas) dari Badan Kepegawian Negara (BKN), karena yang memiliki kewenangan sepenuhnya itu di panselnas meskipun dalam ketentuannya SKB itu wajib.

Terkait kehadiran, pihaknya tidak memerima alasan bagi yang terlambat, karena sudah ada ketentuan dan jadwal juga sudah diedarkan secara umum melalui website resmi Pemprov Kaltara, BKN dan berbagai media sosial lainnya.

“Pastinya jadwal sudah ada, jadi tinggal dari yang bersangkutan (peserta) saja mau menyikapinya seperti apa. Intinya di sini tidak ada peserta yang diistimewakan oleh panitia,” tegasnya. (iwk/ana)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Hari Ini, Tes CPNS Sejumlah Instansi Sudah Dimulai


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler