125 Juta Jiwa Sudah Vaksin COVID-19 Tahap Pertama, Tahap Kedua Baru Sebegini

Senin, 08 November 2021 – 21:19 WIB
Juru bicara pemerintah untuk COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro. Foto: Humas BNPB

jpnn.com, JAKARTA - Jumlah penduduk Indonesia yang mendapatkan vaksin COVID-19 tahap pertama sudah mencapai 125 juta.

Sementara jumlah penduduk yang sudah mendapatkan vaksin lengkap dua tahap mencapai 78 juta jiwa.

BACA JUGA: Pemprov DKI Lebih Utamakan Formula E Dibanding Penanganan Banjir?

Menurut juru bicara pemerintah untuk COVID-19 dr Reisa Broto Asmoro, masih banyak penduduk yang belum mendapatkan vaksin.

Dia pun mengajak untuk tidak ragu vaksin, karena sudah terbukti vaksin aman dan mampu menekan penyebaran COVID-19.

BACA JUGA: Tolong, Jangan Kaitkan Kematian Theys Hiyo Eluay dengan Jenderal Andika

"Tidak perlu ragu sebenarnya. Bisa dilihat pengalaman orang yang sudah divaksinasi lengkap, sudah banyak orang yang punya pengalaman dan sampai sekarang dapat memberikan perlindungan imunitas," ujar Reisa dalam dalam bincang-bincang siaran sehat bertajuk 'Tetap Waspada Saat COVID-19 Melandai' dipantau di Jakarta, Senin (8/11).

Berdasarkan data Kementerian Kesehatan, sebanyak 1,1 juta orang juga telah menerima vaksinasi tambahan atau vaksin tahap ketiga untuk memperkuat imun.

BACA JUGA: Diterjang Banjir 3 Hari, 300 KK di Daerah ini Belum Mau Tinggalkan Rumah

Reisa yang juga Duta Adaptasi Kebiasaan Baru menyampaikan bahwa pemerintah menargetkan cakupan vaksinasi mencapai 70 persen dari total penduduk Indonesia hingga akhir tahun 2021.

Menurut dia, capaian tersebut tidak akan bisa dipenuhi apabila masyarakat tidak berpartisipasi.

Bagi masyarakat yang masih was-was, takut, atau pilih-pilih merek vaksin, Reisa menegaskan bahwa semua vaksin yang digunakan di Indonesia saat ini telah mendapatkan izin penggunaan darurat dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI.

"Karena semua vaksin yang digunakan sekarang sudah dapat UEA, mendapatkan izin dari Badan POM sudah terjamin mutunya," kata Reisa.

Dia menegaskan bahwa vaksin yang paling baik adalah vaksin yang sudah tersedia untuk saat ini.

Reisa mengingatkan kembali bahwa vaksin dapat memberikan perlindungan terhadap COVID-19 pada diri sendiri dan juga orang lain dengan terciptanya kekebalan kelompok.

Ketika seseorang sudah mendapatkan vaksin, maka risiko yang didapatkan akan menurun jika nantinya tetap terpapar COVID-19.(Antara/jpnn)

Yuk, Simak Juga Video ini!


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler