14 dari 73 Apps LGBT Sudah Diblokir Google

Selasa, 30 Januari 2018 – 18:42 WIB
Ilustrasi Google. Foto: AFP

jpnn.com, JAKARTA - Sejak 28 Januari 2018, aplikasi sosial media LGBT Blued sudah tidak bisa lagi ditemukan di Google Playstore.

Plt Kabiro Humas Kementerian Komunikasi di Informatika (Kemenkominfo) Noor Iza menjelaskan, Google Indonesia telah mencabut tiga aplikasi keluaran Blued dari Playstore.

BACA JUGA: Betah di Arab Saudi, Habib Rizieq Berpose Makan Nasi Kebuli

”Hingga sekarang sudah ada 14 aplikasi LGBT dari 73 yang telah kami ajukan tidak bisa lagi di akses di Indonesia,” tutur Noor di kantor Kemenkominfo, seperti diberitakan Jawa Pos.

Noor menjelaskan, aplikasi-aplikasi yang sudah tidak dapat diakses lagi di Google Playstore itu yang kedapatan bermuatan asusila atau pornografi. Pihaknya telah menemukan konten asusila tersebut di aplikasi Blued.

BACA JUGA: FPI Ancam Hilangkan 50 Juta Pengguna FB, Google dan WA

Bukti tersebut kemudian diserahkan kepada Google untuk jadi pertimbangan pencabutan aplikasi.

”Tidak banyak memang yang berhasil kami screenshot. Tapi, berdasar screenshot yang menunjukan adanya unsur asusila itu, Google akhirnya takedown tiga aplikasi tersebut,” terang dia.

BACA JUGA: FPI Siapkan Pengganti Facebook, WhatsApp dan Google, Minat?

Noor enggan menjelaskan konten asusila seperti apa yang mereka temukan pada aplikasi yang kemudian membuat Google mengambil tindakan.

”Yang jelas, kontennya melanggar nilai norma sosial budaya. Bertentangan dengan UU 44/2008 tentang Pornografi,” ungkap Noor.

Sebelumnya, Kemenkominfo telah melakukan penambahan pemblokiran satu DNS situs dan satu DNS aplikasi Blued pada 22-24 Januari.

Pada 25 Januari, Kemenkominfo kembali melakukan pemblokiran terhadap tiga IP address dari situs dan aplikasi Blued.

Setelah berkomuniaksi dengan Google untuk pencabutan aplikasi Blued di Google Playstore, pihaknya juga segera berkomunikasi dengan pihak Apple untuk pencabutan aplikasi Blued di App Store.

Hingga saat ini, aplikasi Blued masih bisa diakses dan diunduh melalui App Store. Terkait dengan aplikasi LGBT lainnya, Noor mengatakan pihaknya masih terus melakukan penyisiran.

Jika ditemukan konten asusila di dalam aplikasi tersebut, pihaknya langsung mengajukan pencabutan dari Google Playstore. (and/oki)

 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ungguli Raja Salman, Setya Novanto Dikalahkan Pengabdi Setan


Redaktur : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag
Apps LGBT   Blued   Playstore   Google   Pornografi  

Terpopuler