1.477 Orang Meninggal saat Omicron di DKI, Ada yang Sudah Vaksin Booster

Jumat, 18 Maret 2022 – 09:20 WIB
Dwi Oktavia mengatakan sebanyak 1.477 orang meninggal pada periode Covid-19 varian Omicron. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia mengatakan sebanyak 1.477 orang meninggal pada periode Covid-19 varian Omicron.

 Dari data Dinkes DKI, 1.477 orang tersebut meninggal pada 1 November 2021 hingga 16 Maret 2022.

BACA JUGA: 3 Diet Sehat yang Ampuh untuk Melawan Omicron

 “Jadi kira-kira yang periode omicron lah. Itu kita analisis 1.477 kasus meninggal,” ucap Dwi saat dihubungi, Jumat (18/3).

Dia memerinci, 44 persen dari jumlah tersebut belum mendapatkan vaksin. Kemudian enam persen yang baru melakukan vaksin dosis kesatu.

BACA JUGA: China Longgarkan Prokes Covid-19, Menyerah Kejar Mimpi Nol Kasus?

Kemudian, 36 persen lainnya meninggal walau sudah mendapatkan vaksin dosis kedua.

“Mungkin sudah waktu booster, belum booster tetapi keburu sakit,” ucapnya.

BACA JUGA: Hamdalah, Kasus Sembuh Covid-19 di Kaltim Bertambah 1.467 Orang

Selain itu, tiga persen orang dari jumlah tersebut sudah mendapatkan vaksin booster, namun, meninggal.

Dwi menjelaskan, faktor yang memperkuat kematian adalah adanya penyakit bawaan (komorbid).

“Walau punya riwayat vaksin yang baik, tetapi kalau komorbid nya berat ya tentu peluang jadi covid berat juga semakin besar,” jelas Dwi.

Adapun, 12 persen yang meninggal lainnya tidak ada data kategori. (mcr4/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Irjen Mulyatno Sebut Wilayahnya Belum Aman dari Covid-19


Redaktur : Elvi Robia
Reporter : Ryana Aryadita Umasugi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Tag

Terpopuler