18 Provinsi Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini, Berikut Daftarnya

Minggu, 24 Maret 2024 – 04:54 WIB
Ilustrasi -18 Provinsi Berpotensi Diguyur Hujan Lebat Hari Ini. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Hujan lebat yang dapat disertai petir atau kilat berpotensi turun pada sejumlah titik di 18 provinsi, Minggu.

Berdasarkan peringatan dini cuaca yang dimuat dalam situs Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Minggu pagi, hujan berintensitas lebat itu diprakirakan turun pada sejumlah titik di Provinsi Sumatera Utara, Riau, Bengkulu, Kepulauan Bangka Belitung, Lampung, Jawa Tengah, Nusa Tenggara Barat dan Kalimantan Barat.

BACA JUGA: BMKG Pastikan Penyeberangan Laut di Pulau Jawa Aman Setelah Gempa Beruntun

Berikutnya, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua Barat dan Papua.

Selain peringatan terkait potensi turunnya hujan lebat, BMKG juga memasukkan sejumlah wilayah dalam kategori waspada dampak hujan lebat, seperti banjir.

BACA JUGA: Prakiraan Cuaca BMKG di Jakarta Hari Ini, Hujan Ringan Hingga Cerah Berawan

Wilayah tersebut meliputi Sumatera Utara, Kalimantan Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Papua Barat dan Papua.

Selanjutnya, ada pula peringatan dari BMKG mengenai potensi angin kencang yang dapat melanda sejumlah provinsi, yaitu Sumatera Selatan, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Maluku.

BACA JUGA: Prabowo: Terima Kasih, Pak Jokowi

Sejalan dengan peringatan tersebut, BMKG mengimbau masyarakat di Tanah Air untuk mewaspadai adanya potensi hujan disertai kilat dan angin kencang yang dapat terjadi sewaktu-waktu.

Sebelumnya, Deputi Bidang Meteorologi BMKG Guswanto mengatakan cuaca ekstrem berpotensi terjadi saat arus mudik Lebaran 2024 ini.

Cuaca ekstrem yang ditandai dengan perubahan cuaca secara tiba-tiba diprakirakan terjadi khususnya di Pulau Jawa pada 5 hingga 11 April 2024, yang bertepatan dengan arus mudik Lebaran.

"Untuk cuaca ekstrem, kami prediksi 5 sampai 11 April 2024, itu masih hujan sedang hingga lebat," katanya.

Meskipun demikian, Guswanto menyebut pada 12 April dan sesudahnya diprakirakan aktivitas cuaca ekstrem berkurang menjadi hujan ringan.

Hal tersebut, kata dia lagi, dipengaruhi oleh aktivitas Madden Julian Oscillation (MJO) yang mempengaruhi Daerah Konvergensi Antar-Tropik (DKAT), bibit siklon tropis, serta siklon tropis Megan. (antara/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Suami Istri, Adik, dan Teman Diringkus Polisi, 2 Pelaku Residivis


Redaktur & Reporter : Rah Mahatma Sakti

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler