2 Bersaudara Korban Kebakaran di Samarinda Ternyata Mahasiswa UMKT

Senin, 18 April 2022 – 07:58 WIB
Petugas pemadam kebakaran saat mengevakuasi mayat korban kebakaran akibat mobil tabrak ruko di Samarinda, Kalimantan Timur, Minggu (17/4/2022). Foto: Arditya Abdul Aziz/JPNN.com

jpnn.com, SAMARINDA - Dua orang dari tujuh korban meninggal dunia dalam musibah kebakaran di Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim) pada Minggu (17/4) dini hari ternyata Mahasiswa Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur (UMKT).

Kepala Humas UMKT Ade Ismail Ramadhan menyebut kedua mahasiswa itu ialah Sri Ani Rahayu jurusan Psikologi dan sang adik Muhammad Wahyu jurusan Teknik Informatika.

BACA JUGA: Mobil Tabrak Ruko di Samarinda, 1 Keluarga Kehilangan Nyawa, Ya Tuhan

Keduanya meninggal dunia dalam kebakaran terjadi di Jalan Abdul Wahab Syahranie 3 Rt 14, Gunung Kelua, Samarinda Ulu, Samarinda itu.

“Keduanya merupakan kakak beradik, dan menjadi mahasiswa UMKT angkatan tahun 2020 di jurusan yang  berbeda,” ujar Ade Ismail di Samarinda, Minggu.

BACA JUGA: Siapa Eksekutor yang Menghabisi Pegawai Dishub Makassar? Kombes Budhi Menjawab

Menurut Ade, pihak kampus awalnya hanya menerima laporan salah satu Mahasiswa bernama Sri Ani Rahayu menjadi korban meninggal pada peristiwa kebakaran itu.

Namun, hanya berselang sepuluh menit, dosen program studi yang lain menyampaikan adik dari Sri Ani Rahayu, yaitu Muhammad Wahyu juga menjadi korban meninggal dunia.

BACA JUGA: Kasus Korban Begal Jadi Tersangka Disetop, Reza: Sekarang Tersisa Satu Persoalan

Konon, kedua Mahasiswa kakak beradik itu cukup dikenal di lingkungan kampus yang berlokasi di Jalan Juanda Samarinda tersebut.

Muhammad Wahyu dikenal oleh rekannya sebagai teman yang baik dan cenderung pendiam, sedangkan sang kakak Sri Rahayu lebih aktif dalam sejumlah kegiatan kampus.

Ade menyebut almarhum Sri Rahayu mahasiswa yang pintar dengan nilai yang bagus di kelasnya dan aktif dalam Program Kreativitas Mahasiswa ( PKM) di lingkungan Kampus UMKT.

“Mewakili Kampus UMKT kami turut berduka sedalam- dalamnya atas musibah ini," ucap Ade yang lantas mendoakan seluruh korban kebakaran tersebut.

Menurut Ade, sebagai bentuk empati terhadap musibah tersebut, para mahasiswa melakukan penggalangan dana di lingkungan kampus untuk membantu keluarga almarhum. (ant/fat/jpnn)

Simak! Video Pilihan Redaksi:


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler