Mobil Tabrak Ruko di Samarinda, 1 Keluarga Kehilangan Nyawa, Ya Tuhan

Minggu, 17 April 2022 – 11:56 WIB
Proses evakuasi korban kebakaran yang terjadi di Samarinda, Kaltim. Satu keluarga ditemukan tewas mengenaskan dalam perstiwa yang dipicu mobil tabrak ruko, Minggu (16/4/2022) dini hari. Foto: Arditya Abdul Aziz/JPNN.com

jpnn.com, SAMARINDA - Mobil putih menabrak rumah toko (ruko) yang terletak di Jalan Abdul Wahab Sjahranie, Kecamatan Samarinda Ulu, Kalimantan Timur, dampaknya sangat mengerikan.

Kecelakaan tunggal pada Minggu (17/4) dini hari itu menyebabkan ruko terbakar. Satu keluarga menjadi korban.

BACA JUGA: Mobil Tabrak Ruko di Samarinda, Api Berkobar Mengerikan, Ada Teriakan Minta Tolong

Informasi dihimpun, petugas mendapati sebanyak delapan orang korban di antara puing-puing sisa bangunan.

Satu orang ditemukan kritis, tujuh korban meninggal dunia. Seluruh korban kini sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS).

BACA JUGA: Teknisi Tak Menyangka Api akan Berkobar, Untung Anak Buah Kombes Gultom Sigap

Kronologis kebakaran ini bermula dari mobil triton putih mengalami kecelakaan, menabrak tumpukan botol bensin eceran di ruko warung klontongan tersebut.

Usai menabrak bagian pagar warung, mobil terperosok ke dalam parit.

BACA JUGA: Kebakaran di Pademangan Jakut, Begini Nasib Seluruh Penghuni Rumah

Saat benturan terjadi, mobil tabrak ruko di Samarinda itu mengeluarkan percikan api dan menyambar bensin.

Seketika api berkobar di depan ruko yang masih dalam keadaan tutup itu.

Pengendara mobil selamat dalam kecelakaan itu. Namun, melarikan diri saat api mulai membesar.

Nahas, penghuni ruko tidak bisa keluar dan terjebak di dalam ruko.

Saksi mata menyebutkan, kebakaran terjadi sekitar pukul 04.15 WITA.

Tidak berselang lama saat api membesar dan mulai melahap bangunan ruko tiga pintu, petugas pemadam kebakaran sudah di lokasi kejadian.

Namun api sulit dipadamkan karena di dalam ruko warung klontongan itu terdapat gas LPG dan bensin.

Selama satu jam setengah berjibaku, api baru bisa dipadamkan. Petugas yang menerima informasi adanya penghuni terjebak di dalam ruko segera lakukan pencarian korban.

Dari hasil penyisiran di bangunan berlantai dua tersebut, petugas mendapati delapan korban.

"Ada 8 korban yang petugas kami evakuasi, dua ditemukan bernapas, sementara 6 korban meninggal dunia. Seluruhnya sudah dibawa ke RSUD AWS," kata Hendra AH Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Kota Samarinda, saat ditemui JPNN.com di lokasi kejadian.

Nahas, salah satu dari dua korban ditemukan kritis itu meninggal dunia saat diperjalanan menuju rumah sakit.

Sehingga korban dalam peritiwa kebakaran yang dipicu mobil tabrak ruko ini berjumlah 7 orang.

Hendra mengatakan para korban di temukan dibeberapa titik. Satu korban ditemukan di lantai dasar. Sementara tujuh korban lainnya berada di lantai dua.

"Saat proses pemadaman, petugas alami kesulitan untuk memadamkan api di lantai dasar karena ruko terkunci," terangnya.

Lantaran kondisi bangunan dalam keadaan terkunci, petugas melakukan evakuasi korban melalui pintu di lantai dua.

Disdamkar Kota Samarinda mencatat, selain memakan korban jiwa, kebakaran ini menghanguskan satu bangunan ruko tiga pintu.

"Bangunan ruko ini tiga pintu. Ruko yang ada korban itu warung, sebelahnya jual plastik dan elektronik," bebernya.

Ditambahkan Hendra, penyebab kebakaran akibat kecelakaan mobil triton yang menabrak ruko warung klontongan.

Dari informasi yang dihimpun, mobil tabrak ruko itu sebelumnya melaju dari arah Villa Tamara. Kemudian tiba-tiba oleng ke kiri menabrak tempat botol bensin eceran.

"Tabrakan itu menimbulkan percikan api lalu menyebabkan kebakaran," tandasnya.

Kasus kebakaran menimbulkan korban jiwa ini masih dalam penyelidikan kepolisian.

Jajaran Polresta Samarinda sudah memasang garis polisi di lokasi kejadian.

Polisi juga telah melakukan olah TKP dan menghimpun keterangan dari sejumlah saksi.

"Kami lakukan penyelidikan. Kebakaran ini ada delapan korban. Satu kritis, tujuh meninggal dunia. Kebakaran disebabkan tabrakan mobil. Kami masih mencari sopir yang kabur saat kejadian," terang Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli di lokasi kejadian.

"Ruko ini ada tiga pintu, yang berpenghuni hanya yang warung. Untuk dua pintu tidak ada penghuninya. Satu toko plastik dan satunya lagi toko elektronik tidak ditinggali," tutupnya. (mcr14/jpnn)

BACA ARTIKEL LAINNYA... Karena Cemburu, Pria di Tenggarong Nekat Bakar Rumah dan Kaki Istrinya


Redaktur : Soetomo Samsu
Reporter : Arditya Abdul Aziz

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler