2 Modifikasi Wuling Air EV dari Konsumen Mejeng di GIIAS 2024, Bisa jadi Inspirasi

Senin, 22 Juli 2024 – 12:56 WIB
Wuling memamerkan dua unit Air ev milik konsumen yang telah dimodifikasi oleh para pemiliknya di booth Wuling selama GIIAS 2024 berlangsung. Foto: Wuling

jpnn.com, TANGERANG - Wuling memamerkan dua unit Air ev milik konsumen yang telah dimodifikasi oleh para pemiliknya di booth Wuling selama GIIAS 2024 berlangsung.

Hal itu dilakukan untuk menjawab bahwa Wuling Air EV sukses memikat banyak konsumen di Indonesia berkat perpaduan aspek yang dimiliki.

BACA JUGA: Merayakan Usia 7 Tahun, Wuling Merilis Binguo EV Edisi Khusus di GIIAS 2024

Semisal mobil mungil itu mudah dikendarai dan bisa melakukan pengisian daya di rumah hingga biaya operasional dan biaya perawatan yang terjangkau.

Wuling Air ev bentuknya compact dan rangenya bisa 300 kilometer. Selain itu gampang untuk cari parkir. Latar belakang melakukan personalisasi karena kalau melihat mobil kita sama, terus di parkiran kadang bingung ya, pasti harus melihat nopol kan," kata Dewangga Alam.

BACA JUGA: Wuling Makin Dekat dengan Warga Jatibarang

"Tapi kalau ketika kita personalisasi, kita sudah rubah sedemikian rupa gitu. Kita sudah tahu ini mobil kita tanpa kita harus melihat plat nomornya,” sambungnya.

BACA JUGA: Wuling Tebar Banyak Promo Selama Juni 2024, Simak Nih!

Dewangga mengubah Air ev berkelir biru pastel miliknya menjadi warna fountain blue yang terinspirasi dari mainan masa kecilnya, yaitu Tamiya.

Dia mengganti warna lampu bagian depan ke biru agar selaras dengan bodi mobilnya.

Kemudian, adanya box tambahan yang terletak di sisi kanan-kiri mobil sehingga terlihat seolah-oleh mobilnya sedang menggunakan headset.

Ditambah tambahan ornamen bodykit yang berada di sekeliling bodi termasuk juga spoiler yang meningkatkan aura sporty.

“Ini saya milihnya lebih ke warna fountain blue. Personalisasi yang saya lakukan itu seperti diecast-nya Tamiya in real life gitu. Jadi, warna-warna Tamiya itu, kan, kalau tidak biru, merah gitu kan tapi merah kan nggak ada. Adanya pink kan gitu kan. Tapi birunya yang masuk. Di beberapa Tamiya ada yang warna biru itu soalnya masa kecil saya mengoleksi Tamiya,” tambahnya.

Selain bagian luar mobil, Dewangga turut memberikan sentuhan personalisasi di kabin yaitu mengubah warna jok mobil menjadi biru dan hitam agar sesuai dengan tema mobilnya.

Personalisasi yang dilakukan oleh Dewangga ini tidak hanya unik, tetapi juga menciptakan identitas tersendiri ketika ia sedang berkumpul bersama teman-teman komunitasnya.

Beralih ke Sakura, pengguna Air ev lainnya menambahkan Air ev milik saya sebenarnya dipakai untuk keperluan antar jemput anak sekolah, terus saya modifikasi seperti mengganti tapak lebar ban.

"Jadi, sekarang Air ev nya terkadang saya pakai untuk pulang pergi Cikarang-Bandung-Cikarang kalau saya sendiri atau berdua sama istri karena ubahan tapak ban itu menjadikan Air ev lebih proper tampilannya dan bermanfaat juga," ungkapnya.

Personalisasi fungsional yang Sakura lakukan pun mencakup penambahan roofbox pada mobilnya agar dapat menyimpan lebih banyak barang.

Sakura menambahkan lagi ruang kompartemen di tengah yang juga memiliki fungsi sebagai sandaran tangan agar perjalanan terasa lebih nyaman dan santai.

Tidak ketinggalan, penambahan port USB disana agar ia bisa mengisi daya baterai gawainya.

Melalui semua kreasinya ini, Sakura merasa kesan Air ev sebagai mobil kecil yang hanya bisa dipakai di perkotaan saja, ternyata jadi bisa dipakai untuk perjalanan jarak jauh.

“Karena ubahannya menjadikan air ev jadi kendaraan yang lebih bermanfaat dan penambahan modifikasinya untuk sesuai kebutuhan,” tambah Sakura. (jpnn)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:

BACA ARTIKEL LAINNYA... Ikhtiar Wuling Memajukan Dunia Pendidikan Vokasi di Indonesia


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Dedi Sofian, JPNN.com

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News

Terpopuler